Komisi II DPRD Karimun Sidak Kantor PDAM, Kondisi Ruang Kerja menjadi Sorotan

  • Whatsapp
Komisi II DPRD Karimun sidak kantor PDAM, kondisi ruang kerja jadi sorotan. Ketua Komisi II DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani beserta saat sidak di salah satu ruangan.
Komisi II DPRD Karimun sidak kantor PDAM, kondisi ruang kerja jadi sorotan. Ketua Komisi II DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani beserta saat sidak di salah satu ruangan. (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Komisi II DPRD Karimun melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Perumda Tirtha Mulia Karimun.

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani, Senin (28/9/2020), didampingi anggota DPRD Karimun Herman Akham, M. Hadi Siswanto dan M. Tahir.

Bacaan Lainnya

Dari hasil sidak di perusahaan plat merah tersebut, Komisi II DPRD Karimun menilai bangunan kantor yang hanya sebuah ruko sudah tidak representatif atau tidak layak.

Tidak layaknya gedung kantor itu terlihat jelas dengan sekat-sekat ruang kerja di setiap bagian kantor begitu sempit hingga mengganggu kenyamanan para karyawan bekerja.

Para wakil rakyat ini bahkan lebih terkejut ketika memasuki ruang Dirut PDAM, Indra Santo yang dinilai sangat memprihatinkan.

“Prihatin sekali melihat ruang Dirut ini, bagaimana kerja mau nyaman. Sehebat apapun pembukuan, kalau ruangan seperti ini tetap juga tidak menunjang pekerjaan. Kalau mau melihat suksesnya pekerjaan itu yang pertama kali dilihat adalah bagaimana penataan ruang kerja,” ujar Novi, sapaannya sehari-hari.

Sambungnya, ruangan kerja Dirut PDAM tersebut juga dinilainya dalam kondisi tidak rapi atau berantakan, ia mengaku tidak habis pikir melihat banyaknya tumpukan dokumen yang diletakkan di sembarang tempat.

“Tumpukan-tumpukan berkas berada di sembarangan tempat. Apa sih yang dikerjakan, karyawan banyak tapi tak dapat dikerjakan tumpukan ini, kalau tak bisa dikerjakan kasi pekerjaan ini dengan yang lain, kalau karyawannya tidak mau bekerja ya suruh berhenti saja. Padahal merapikan data ini tidak perlu hari khusus, bereskan dulu apa yang membuat tidak nyaman,” ucapnya.

Baca juga: Bawaslu Karimun temukan dugaan pelanggaran rekapitulasi jumlah DPS

space iklan HPN

Pos terkait