Digitalisasi dan Pendampingan Administrasi
Meskipun perusahaan telah menggunakan sistem digitalisasi dalam proses pembayaran, simulasi dan sosialisasi kembali gencar dilakukan untuk memastikan proses penagihan dan pembayaran berjalan cepat dan minim kendala.
Rendi menambahkan, “Saat ini kami sudah melakukan sosialisasi kembali kepada mitra usaha, terutama terkait ketepatan waktu penagihan, penggunaan aplikasi pembayaran, dan kelengkapan dokumen administratif. Pemahaman ini penting agar pembayaran dapat dieksekusi lebih cepat.”
Untuk memudahkan mitra, PT Timah juga telah melengkapi Gudang Barang Timah (GBT) atau stasiun pengumpul dengan ruangan administrasi berfasilitas komputer dan internet.
“Semua proses dilaksanakan secara online dan terintegrasi,” kata Rendi. “Perusahaan juga meminta mitra usaha menyiapkan tim administrasi untuk melakukan input penagihan langsung di areal GBT. PT Timah akan memberikan pendampingan langsung. Tentu ini butuh kerja sama dan komitmen dari mitra usaha.”
Rendi berharap kolaborasi ini dapat mengoptimalkan proses pembayaran, sehingga kerja sama berlangsung transparan, akuntabel, dan efisien.
Ia menekankan bahwa mitra usaha memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan operasional. Oleh karena itu, kepastian dan ketepatan waktu pembayaran adalah bagian integral dari implementasi GCG perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi internal PT Timah untuk memperkuat integritas dan efisiensi operasional. (*/rdi)
Baca juga: Kapasitas Penuh, Musala Al Barokah Terima Bantuan PT Timah untuk Lanjutkan Pembangunan





