Karimun, jurnalterkini.id – Badan Pengusahaan (BP) Karimun mencatat nilai investasi diwilayah Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Karimun pada tahun ini mencapai Rp22,1 triliun. Hal ini disampaikan, wakil ketua BP Karimun Iwan Kurniawan saat sosialisasi laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) di balai room hotel Aston Karimun, Kamis (18/9/2025).
” Alhamdulillah, untuk nilai investasi di kawasan FTZ Karimun setiap tahunnya terjadi peningkatan yang secara otomatis berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja,” terangnya didampingi direktur perizinan dan pemasaran BP Karimun Henry Aris Bawole.
Ia menjabarkan, untuk investasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada tahun 2023 lalu mencapai Rp17,5 triliun kemudian ditahun 2024 terjadi kenaikan mencapai Rp20,8 triliun dan pada tahun 2025 ini Rp20,9 triliun. Sedangkan, untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tahun 2023 sebesar Rp 712,6 miliar, kemudian ditahun 2024 naik Rp1 triliun dan tahun 2025 ini Rp1,2 triliun.
” Nah, kita perkirakan ditahun depan akan terjadi peningkatan nilai investasi di kawasan FTZ Karimun. Baik itu untuk PMA maupun PMDN,” ungkapnya.





