
Masih kata Dede lagi, apabila dilihat grafik perbulannya untuk KM Kelud tujuan Jakarta maupun Belawan dibulan Juni, Juli dan Agustus yang cukup meningkat jumlah penumpangnya yang turun dipelabuhan Tanjung Balai Karimun.
” Ada juga penumpang musiman yang rutin setiap beberapa bulan pulang ke Jakarta. Jadi, sementara waktu KM Kelud tidak dapat berlayar dahulu,” katanya.
Sementara itu pantauan diloket Pelni jalan Sungai Ayam terlihat normal datangnya calon penumpang yang akan memesan tiket KM Kelud, baik itu tujuan Jakarta maupun Belawan.
” Mau pulang kampung dulu bang, ada acara keluarga. Cuman, itulah tidak dapat pulangnya naik KM Kelud karena naik dok. Mudah-mudahan ada informasi nanti, pengganti KM Kelud minimal sampai batam jadilah,” ucap Oneng warga Meral.(*/red)




