Cek Hotspot SIPONGI di Pringapus, Polres Semarang Pastikan Tidak Ada Kebakaran Lahan

Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id – Polres Semarang memastikan tidak ditemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat melakukan verifikasi lapangan terhadap laporan titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui aplikasi SIPONGI berdasarkan pemantauan satelit NASA-MODIS.

Bacaan Lainnya

Pengecekan dilakukan oleh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang di kawasan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak terdapat api aktif maupun potensi kebakaran yang dapat meluas.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia T. Lelana mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi hotspot yang muncul pada sistem pemantauan.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, titik panas yang terdeteksi berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan milik warga yang akan dipersiapkan untuk ditanami kembali. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah padam sepenuhnya sehingga tidak ditemukan lagi titik api maupun potensi kebakaran,” ujar Bodia, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, verifikasi lapangan merupakan prosedur yang dilakukan setiap kali terdapat laporan hotspot dari sistem pemantauan. Langkah tersebut bertujuan memastikan kondisi sebenarnya di lokasi sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.

“Setiap informasi hotspot akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Upaya ini penting untuk memastikan kondisi sebenarnya, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas,” katanya.

Bodia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama selama musim kemarau. Menurut dia, praktik tersebut berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kami mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika mengetahui adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Polres Semarang menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam memantau dan menangani potensi kebakaran sejak dini guna menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Semarang.(Jk_Zed./PH)

Pos terkait