Karimun (Jurnal) – Bertempat di meeting room Hotel Aston karimun, tempat dilaksanakannya Muscab I Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Cabang Karimun untuk memilih ketua yang baru untuk priode 2014-2019 dihadiri Asisten II Setkab Karimun Arnadi Supa’at , Ketua DPC IWAPI Kabupaten Karimun, Ketua DPD Provinsi Kepri dan utusan masing-masing kecamatan, Senin (22/12/2014).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Arnadi Supa’at mengatakan, keberadaan organisasi IWAPI sangat memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi di Karimun, sehingga keberadaan kaum hawa bisa sederajat dengan kaum adam, artinya segala sesuatu yang dilakukan laki-laki, perempuan juga bisa melakukannya.
Untuk kedepannya tantangan cukup berat, terlebih menjelang memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang tinggal beberapa hari lagi bakal kita jelang.
Mari kita sikapi dengan positif dan keyakinan bahwa memang sesuatu yang baru akan kita hadapi dengan mudah, tentunya dari usaha yang tekun dan ulet, ucap Arnadi.
Sementara itu Ketua DPW IWAPI Kepri, Reni Ardiani mengatakan, bahwa peluang bisnis di Provinsi Kepri,khususnya Kabupaten Karimun sangat besar sekali. Seiring dengan banyaknya investor yang menanamkan modalnya disini. Terutama, bagaimana memberikan pelatihan terhadap istri-istri nelayan untuk mengembangkan usaha dibidang kelautan.
Kita harus bisa merubah menset, bagaimana bisa memanfaatkan hasil laut menjadi produk unggulan didaerah. Bahkan, bisa bersaing diluar negeri yang daerah kita berbatasan dengan negara tetangga, ujarnya.
Ketua terpilih, Zam Laila biasa dipanggil Kewa, yang berhasil mengungguli dua kandidat lainnya, Sulistina dan Hj Nurbaiti ketika diwawancara usai Muscab mengatakan, bahwa dirinya siap membawa organisasi pengusaha wanita untuk bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan siap untuk berkerja sama dengan pemerintah daerah, apalagi produk-produk yang dihasilkan IWAPI sudah berkualitas dan memiliki pangsa pasar tersendiri baik lokal maupun regional.
Kita optimis, pengusaha perempuan Indonesia bisa bersaing diberbagai sektor usaha dan siap bersaing dengan pengusaha luar, selain itu juga sebagai mitra Pemerintah serta sebagai wadah pengusaha dari yang kecil hingga besar untuk dibina dan terarah kedepannya, ujar Kewa. (edy)





