
Karimun, JurnalTerkini.id – Wakil Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Anwar Hasyim angkat biacara soal speedboat Pemkab Karimun yang mengalami kebocoran di perairan Batam pada Selasa (8/9/2020).
Anwar Hasyim membantah bocornya speedboat Pemkab Karimun itu saat berlayar menjemput dirinya bersama Bupati Aunur Rafiq yang baru saja mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai calon peserta Pilkada.
Baca: Kapal Pemkab Karimun bocor di perairan Nipa
Bantahan itu disampaikannya usai menghadiri pemusnahan ratusan ton amonium nitrate di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepulauan Riau, Rabu (9/9/2020).
“Kapal Pemkab Karimun yang bocor semalam sebenarnya mau docking di Batam,” ujar Anwar Hasyim.
Anwar mengatakan, meski ia dan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, sedang berada di Batam untuk menjalani tes kesehatan sebagai pasangan bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Karimun 2020.
Namun, keduanya mengaku tidak berniat kembali ke Karimun menggunakan speedboat tersebut.
“Bukan untuk menjemput kami, salah asumsi itu, terlebih bapak Bupati juga lebih memilih pakai ferry dibanding naik speedboat tersebut,” katanya.
Tidak hanya itu, ia menuturkan alasan lainnya tidak menaiki speedboat tersebut. Lantaran untuk mematuhi aturan agar tidak menggunakan fasilitas negara ketika mengikuti tahapan pesta demokrasi.
“Ada aturan yaitu tidak boleh gunakan sarana prasarana negara, maka kita patuhi itu karena sudah diatur dalam aturan,” katanya.
Baca juga: Iskandarsyah-Anwar bertengger di 66 persen





