Warga Pulau Manda Karimun senang punya sumber air bersih sendiri

Suzandra berharap sumber mata air bersih yang diwakafkan ACT itu dapat digunakan sebaik-baiknya, dan tidak dibuang-buang begitu saja. Mengingat sumber air bersih yang ada di dusun tersebut hanya satu dan digunakan banyak orang.

“Pihak ACT menyampaikan bahwasanya untuk pembuatan sumur itu memerlukan dana sebesar Rp46.000.000. Jumlah ini juga untuk pembangunan MCK dan tempat wudhu di masjid,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 02 Pulau Manda Desa Ngal Kecamatan Ungar, Nawir menyebutkan, selama ini warganya jika untuk mendapatkan air bersih harus menggunakan kapal kecil setiap harinya.

Baca juga: PDAM Lingga pelajari pengelolaan air bersih Karimun

“Alhamdulillah berkat sumur ini, ada lebih dari 300 jiwa di Pulau Manda sangat terbantu sekali. Terimakasih kepada semua pihak tak terkecuali ACT dan para donatur, atas bantuan sumur yang telah diberikan untuk kami semua di pulau ini,” kata Nawir.

Tidak hanya saat musim kemarau, hari-hari biasa warga setempat memang merasakan sulitnya mendapatkan air bersih, karena tidak ada sumur yang memadai. Sehingga rata-rata hanya mengandalkan air tadah hujan yang ditampung.

Kesulitan air bersih semakin parah ketika memasuki musim kemarau, yang biasanya terjadi setiap awal tahun hingga pertengahan tahun. Sehingga masyarakat berharap agar sumur tersebut tetap ada airnya meski kemarau melanda pada bulan tertentu. (PS)

Total Views: 221

Pos terkait