PDAM Lingga pelajari pengelolaan air bersih Karimun

Karimun (Jurnal) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lingga mempelajari pengelolaan air bersih di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami mengucapkan terima kasih dengan kunjungan PDAM Lingga. Mereka ingin mempelajari pengelolaan air bersih, intinya saling berbagi ilmu karena PDAM Tirta Karimun juga masih baru dan masih jauh dari sempurna,” kata Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Manajemen PDAM Lingga, menurut dia, berkunjung selama dua hari meninjau fasilitas pengolahan air bersih, termasuk meninjau waduk-waduk yang menjadi sumber air bersih PDAM Tirta Karimun.

Indra Santo mengatakan pengelolaan air bersih oleh PDAM Tirta Karimun sebenarnya masih dalam tahap pembenahan sejak BUMD ini berdiri tiga tahun silam.

Namun demikian, persoalan krisis air bersih, terutama di musim kemarau sudah mulai teratasi, terutama di wilayah Pulau Karimun Besar.

Salah satu program prioritas pengentasan air bersih yang sudah dan terus berjalan, menurut dia, adalah penghubungan atau konektivitas beberapa waduk di Pulau Karimun Besar menuju waduk induk di Bati, Kecamatan Tebing.

Waduk-waduk yang sudah terhubung dengan waduk Bati, menurut dia, yaitu waduk Pongkar dan waduk belakang Kodim, dan sedang dalam pengerjaan adalah penghubungan waduk Sentani menuju waduk Bati.

“Intinya, PDAM Tirta Karimun menggesa penambahan sumber air baku dengan membangun pipa dari waduk-waduk yang semuanya terhubung dengan waduk Bati. Target kita tahun depan ada penambahan 3.000 pelanggan baru,” tuturnya.

Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Lingga Mardian mengatakan kunjungan itu bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan air bersih di Karimun.

“Salah satu poin penting yang ingin kita pelajari, adalah bagaiman kita bisa mendapatkan anggaran untuk infrastruktur air bersih dari pemerintah pusat,” kata Mardian.

Selain itu, ujar dia, PDAM Lingga juga ingin mempelajari sistem pelayanan pelanggan serta program konektivitas beberapa waduk yang dilakukan PDAM Tirta Karimun.

Direktur PDAM Lingga Sazali menambahkan, PDAM Lingga juga terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih sehingga diperlukan sebuah sistem pengelolaan yang baik.

“Kultur antara PDAM Lingga dengan Karimun tidak jauh beda, tepat kiranya kalau kami belajar bagaimana mengelola air bersih di sini, dan tentunya bagaimana bisa mendapatkan anggaran puluhan miliar dari pusat,” ujarnya.

Total Views: 332

Pos terkait