Ratusan Seniman Ramaikan Hari Tari Sedunia di Demak Lewat Pagelaran ‘Hangukir Rum Puspadaya’”

Demak, jurnalterkini.id – Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia atau World Dance Day, ratusan seniman dari berbagai sanggar seni di Kabupaten Demak menggelar acara bertajuk “Hangukir Rum Puspadaya” pada Minggu (27/4), bertempat di Pendopo Notobratan, Kadilangu.

Bacaan Lainnya

Pagelaran ini berlangsung selama 12 jam non-stop, dari pagi hingga malam, menampilkan ragam tarian dari tradisional hingga modern. Masing-masing sanggar unjuk kebolehan dalam menampilkan kekayaan budaya dan kreativitasnya, menjadikan acara ini sebagai panggung ekspresi seni yang semarak dan penuh makna.

Ketua panitia, Tampan Rama Putra Karnelis, menyampaikan bahwa acara ini digagas sebagai bentuk pelestarian dan penghormatan terhadap seni tari yang menjadi bagian dari identitas budaya Demak. “Kegiatan ini didukung penuh oleh Sekda Ahmad Sugiharto, yang bahkan turut serta dalam pementasan Sendratari Kasultanan Demak Bintoro sebagai Raden Sultan Fatah,” ungkap Rama.

Peringatan ini juga menjadi momentum kolaborasi antar-sanggar dalam menyatukan semangat untuk terus mencintai dan mengembangkan seni tari. “Tepat di Hari Tari Sedunia ini, semangat kami semakin menguat untuk terus menghidupkan seni budaya daerah,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang memadati area Pendopo Notobratan sejak pagi hingga malam hari. Suasana terasa semakin hidup dengan nuansa tradisional yang kuat, diperindah oleh keberadaan bazar kuliner yang menghadirkan berbagai sajian khas tempo dulu, menambah kehangatan dan keakraban di tengah-tengah masyarakat.

Dengan tingginya partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak, “Hangukir Rum Puspadaya” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali budaya lokal yang sarat akan nilai sejarah dan kearifan.

(PH)

Total Views: 456

Pos terkait