Karimun (Jurnal) – Bertempat di Gedung SMPN 2 Binaan Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs se-Kabupaten Karimun, mengadakan halal bihalal dengan seluruh kepala sekolah SMP/MTs dan jajaran Dinas Pendidikan Karimun, Rabu (20/8).
Ruslan, Ketua MKKS Karimun Sub Rayon 1, ketika dimintakan tanggapannya mengatakan, tujuan halal bihalal ini untuk mempererat tali silaturahmi antar kepala-kepala sekolah SMP/MTs negeri maupun swasta se-Kabupaten Karimun.
“Sekolah SMP/MTs baik yang negeri maupun yang swasta yang ada di Kabupaten Karimun cukup jauh jaraknya antara satu sekolah dengan sekolah yang lain, apa lagi sekolah yang ada di pulau luar Karimun cukup banyak sekali, ungkap Ruslan.
Dikatakan Ruslan, mumpung masih ada nuansa Hari Raya Idul Fitri, makanya MKKS mengadakan halal bihalal, yang mana pada hari raya tidak sempat berkunjung kerumah guru-guru yang lainnya untuk saling bermaaf-maafan, pada saat inilah yang tepat sekali untuk berbuat seperti itu dan bertujuan sekaligus juga untuk bersama-sama membuat program-program kerja ke depannya yang telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara.
Dijelaskannya, MKKS SMP/MTs di Kabupaten Karimun terbagi dua bagian sub rayon yaitu Sub Rayon pertama berada di pulau Karimun, seperti Kecamatan Karimun, Meral, Meral Barat, Tebing dan Buru. Sedangkan Sub Rayon kedua berada di luar pulau Karimun yang meliputi Kecamatan Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Ungar, Belat, Alai, Moro dan Durai.
Untuk sub rayon pertama membawahi 28 sekolah dan untuk sub rayon kedua ada 31 sekolah SMP/MTs baik yang negeri maupun yang swasta. Sehingga total keseluruhannya ada 59 sekolah, ungkapnya.
Kehadiran MKKS, kata Ruslan, tidak lain adalah sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam bidang pengelolaan, peningkatan pemahaman tentang kompetensi kepala sekolah dan peningkatan profesionalisme kepala sekolah. Selain itu juga meningkatkan mutu proses pembelajaran dan mutu pendidikan yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik.
Kemudian yang paling penting adalah, mendorong guru untuk memiliki kemampuan menggunakan metode Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) di dalam kelas yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik yang mana MKKS kedepannya nanti harus bisa mewujudkan mutu proses pembelajaran, dengan peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan para siswa dapat mengembangkan dirinya melalui inovatif dan kreatif di bidang studi belajarnya masing-masing, ujar Ruslan mengakhiri wawancaranya. (edy)





