BRGM Lakukan Verifikasi Giat Penanaman Mangrove di Desa Kelarik dan Desa Air Mali

Staf Sub Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kepulauan Riau dan Bangka Belitung BRGM, Burhanuddin Robbani saat melakukan verifikasi penanaman mangrove di Desa Kelarik. (foto : jr ronald)

Natuna, JurnalTerkini.id – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melakukan verifikasi akhir fisik kegiatan penanaman rehabilitasi Mangrove di dua titik di Kecamatan Bunguran Utara yakni di Desa Kelarik dan Desa Air Mali, Jumat 22 November 2024.

Staf Sub Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kepulauan Riau dan Bangka Belitung BRGM, Burhanuddin Robbani mengatakan, sejak dilakukan penanaman mangrove di Bulan Oktober, tiga minggu kemudian dilakukan verifikasi.

Bacaan Lainnya

“Verifikasi kita lakukan untuk memastikan penanaman mangrove dalam program rehabilitasi yang bertujuan memulihkan ekosistem mangrove yang rusak,” jelas pria yang biasa dipanggil Bani ini.

Berdasarkan data yang ada, Bani memaparkan, untuk Desa Klarik hamparan mangrove yang ditanam luasnya 6 hektare dan Desa Air Mali luasnya 7 hektare.

“Saya bersama tim langsung memverifikasi ke hamparan, dibagi menjadi dua tim, memastikan mangrove itu ditanam oleh kelompok tani mangrove di Desa Kelarik dan Desa Air Mali,” katanya saat berada dikawasan hamparan mangrove seluas 6 hektare di Desa Kelarik.

Setelah dipastikan ditanam oleh kelompok tani manggrove, informasi ini akan dikirim ke pusat untuk dijadikan data. “Hamparan ini memang ditanami, meskipun sudah dilakukan penanaman masih terdapat kendala seperti dicabut dan dipatahkan kera dan faktor lainnya, nanti hamparan ini bisa ditambal,” katanya.

Sementara dari verifikasi tim di Desa Air Mali, Bani mengatakan bahwa penanaman mangrove dilakukan oleh kelompok tani. “Kalau yang di Desa Air Mali hamparannya 7 hektare, hasil verifikasinya penanaman mangrove dilaksanakan oleh kelompok taninya,” imbuhnya. (Ron)

Total Views: 280

Pos terkait