Saat ini Satgas Operasi Damai Cartenz bekerja sama dengan TNI sedang mengejar pelaku pembunuhan terhadap pilot asal Selandia Baru tersebut. “Kami akan terus mengejar dan menegakkan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua,” ujar Bayu.
Glen bukan satu-satunya pilot yang menjadi sasaran aksi kekerasan KKB. KKB telah menyandera pilot lain asal Selandia Baru yakni Philip Mark Mehrtens selama lebih dari setahun dan belum dibebaskan sampai sekarang.
“Beberapa hari lalu, KKB menyatakan akan melepaskan pilot Philip yang telah disandera. Ternyata hari ini mereka melakukan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot lain yang sedang melakukan kegiatan kemanusiaan yaitu mengantar tenaga medis ke Distrik Alama. Ini merupakan bukti nyata bahwa KKB adalah pelaku kriminal. Mereka adalah penjahat yang selalu menyebarkan propaganda semata,” tandas Bayu.
Pemerintah Selandia Baru berulang kali mendesak agar Mehrtens yang ditangkap segera dibebaskan. Pilot tersebut diculik pada 7 Februari tahun lalu, setelah mendaratkan pesawat komersial kecil di daerah pegunungan terpencil Nduga.
Para pemberontak sebelumnya merilis video yang menunjukkan Mehrtens meminta mediasi internasional dalam negosiasi antara mereka dan pemerintah. Dalam video tersebut Mehrtens terlihat dikelilingi oleh kelompok mereka.
Pemberontakan berskala kecil sering terjadi di Papua. Namun, belakangan ini, intensitas dan risiko pemberontakan semakin meningkat karena para pemberontak memiliki persenjataan yang lebih modern.





