Seorang Pilot Selandia Tewas Ditembak KKB di Alama Papua Tengah

Barak pemuda dan olahraga di Kampung Mamba Kabupaten Intan Jaya, Papua, yang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Selasa 16 Agustus 2022. (Courtesy: Polda Papua)
Barak pemuda dan olahraga di Kampung Mamba Kabupaten Intan Jaya, Papua, yang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Selasa 16 Agustus 2022. (Courtesy: Polda Papua)

JAKARTA – Seorang pilot helikopter asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning (50), dilaporkan tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sekitar pukul 10.00 WIT, Senin (5/8/2024). Distrik Alama merupakan wilayah yang terisolasi sehingga hanya bisa diakses dengan transportasi udara.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Bayu Suseno, mengatakan pilot tersebut juga sempat disandera oleh KKB. Bukan hanya itu, helikopter jenis IWN MD.500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service juga dibakar oleh KKB.

Bacaan Lainnya

“Saat tiba di landasan helikopter, mereka dicegat oleh sekelompok orang yaitu KKB menggunakan senjata api. Kemudian, (pilot dan penumpang) diturunkan dari helikopter dikumpulkan di lapangan dekat landasan. Di situ pilot dieksekusi. Setelah itu jenazahnya dibawa ke helikopter dan kemudian dibakar di lokasi,” ucap Bayu, Senin (5/8/2024).

Selain pilot, kata Bayu, helikopter yang terbang dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Alama itu membawa empat orang penumpang terdiri dari dua orang laki-laki dewasa, satu anak-anak, dan seorang bayi. Kedua laki-laki dewasa itu merupakan tenaga medis di Distrik Alama.

“Untuk penumpang, mereka dalam keadaan selamat karena mereka merupakan warga setempat di Distrik Alama. Mereka tidak mendapat kekerasan dari KKB sehingga dipastikan penumpangnya dalam keadaan selamat dan telah kembali ke rumah mereka di Distrik Alama,” kata Bayu.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengonfirmasi pelaku pembunuhan terhadap pilot asal Selandia Baru itu merupakan KKB di bawah pimpinan Egianus Kogoya.

“Diduga pelaku yang menembak pilot hari ini merupakan kelompok pimpinan Egianus Kogoya. Mereka aktif melakukan gangguan kamtibmas di sekitar Mimika. Ini merupakan target utama dari Satgas Operasi Damai Cartenz di tahun 2024,” jelas Bayu.

Total Views: 704

Pos terkait