PLN Karimun: Hindari Pemasangan Atribut Berbau Kampanye di Area Jaringan Listrik

Kantor PLN ULP Tanjung Balai Karimun (jurnalterkini.id/yogi)
Kantor PLN ULP Tanjung Balai Karimun (jurnalterkini.id/yogi)

Karimun, JurnalTerkini.id – PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat agar menghindari pemasangan spanduk, baliho, reklame dan atribut kampanye lainnya dekat area jaringan listrik.

“Mohon kerja sama semua pihak, untuk keberlangsungan pasokan energi listrik. Mari kita jaga keselamatan dan kenyamanan bersama dengan memperhatikan jarak aman dan menjauhkan spanduk, baliho,” kata Manajer PLN ULP Tanjung Balai Karimun Marwan Sholeh di Tanjung Balai Karimun, Minggu (30/6/2024).

Bacaan Lainnya

Marwan mengatakan, imbauan tersebut disampaikannya agar aset-aset PLN seperti tiang listrik,gardu dan sebagai tidak terganggu. Apabila aset-aset milik PLN terganggu akan menyebabkan terjadinya gangguan pada jaringan distribusi listrik kepada pelanggan.

“Pastikan 3 meter jarak aman dari jaringan listrik, di saat pemasangan atribut kampanye nanti,” ungkapnya.

Ilustrasi: Baliho salah satu calon Bupati Karimun terpampang di dekat Pasar Mutiara, Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. (jurnalterkini.id/yogi)
Ilustrasi: Baliho salah satu calon Bupati Karimun terpampang di dekat Pasar Mutiara, Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. (jurnalterkini.id/yogi)

Sedangkan, untuk daya listrik sendiri PLN masih mencukupi dengan beban puncak 33 MW. Kalau cuaca mendung atau hujan beban puncaknya 31 MW.

“Alhamdulillah, walaupun PLTU sedang overhoul dan masih on progress. Tidak ada pemadaman bergilir,” tuturnya.

Pantauan, baliho atau spanduk berbau kampanye banyak terpampang di berbagai lokasi dan ruas jalan meski tahapan kampanye Pilkada 2024 belum dimulai.

“Sah-sah saja mereka pasang spanduk dan sebagainya. Kan, belum resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupati,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Mardanus. (yra)

Total Views: 206

Pos terkait