JK Bertemu Petinggi Hamas di Malaysia
Kurang dari sebulan sebelum terbang ke Kabul, Jusuf Kalla pada 5 Mei lalu juga melangsungkan pertemuan dengan salah seorang petinggi kelompok militan Hamas di pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam pertemuan tertutup selama tiga jam dengan Dr. Bassem Naim, yang disebut-sebut sebagai Menteri Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, wilayah yang dikelola oleh Hamas, JK diminta membantu menjembatani perundingan damai antara Hamas dan Israel.
Salah seorang delegasi JK dalam pertemuan itu, Hamid Awaluddin, dikutip sebagai mengatakan beberapa anggota kelompok militan itu sebelumnya menghubungi dirinya untuk bertemu JK di suatu lokasi. Belum ada perincian dari hasil pertemuan itu.
Dalam wawancara dengan VOA, Jusuf Kalla mengatakan tidak takut jika ia dinilai sebagai tokoh radikal karena bertemu dengan kelompok-kelompok militan seperti Hamas dan Taliban.
“Tidak masalah itu, sudah berkali-kali saya dituduh radikal. Orang mengatakan mengapa Bapak bertemu dengan teroris? Saya tanya balik, teroris yang bagaimana? Mereka (Taliban.red) ingin membebaskan negerinya dari pendudukan Amerika, ini sama saja dengan pejuang-pejuang kemerdekaan kita di tahun 1945 yang dijuluki ekstremis. Ini sebutan-sebutan di era kolonial,” tegas JK.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini tidak memerinci langkah yang akan diambilnya terkait permohonan Taliban untuk membantu mengkomunikasikan dengan negara-negara Barat – termasuk Amerika – tentang kesiapan Taliban memulai kerja sama babak baru. Namun tokoh berusia 82 tahun ini masih akan berada di Afghanistan selama beberapa hari lagi. [voa]
Jaringan: VOA





