Polres Bintan Tetapkan Pj Wali Kota Tanjungpinang Tersangka Dugaan Pemalsuan Tanah

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo (Foto: Humas Polres Bintan)
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo (Foto: Humas Polres Bintan)

Bintan, JurnalTerkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Bintan menetapkan H, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang dan dua lainnya, R dan B sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemalsuan surat di atas lahan PT. Bintan Property Indo di Kelurahan Sungai Lekop Kecamatan Bintan Timur.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo mengatakan ketiga orang itu ditetapkan sebagai tersangka setelah pihaknya meningkatkan kasus tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Bacaan Lainnya

Kapolres juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan gelar perkara terhadap kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat tanah itu di Polda Kepulauan Riau (Kepri) baru-baru ini.

“Penyidik telah menemukan dua alat bukti untuk naik ke tahap penyidikan, sehingga hari ini kami sampaikan bahwa penyidik telah menetapkan ketiga orang itu sebagai tersangka dalam perkara ini,” ujar Kapolres AKBP Riky Iswoyo di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2024).

Kapolres menjelaskan dugaan tindak pidana pemalsuan surat cinta ini terjadi pada 2014, kala itu H masih menjabat Lurah Sei Lekop, sedangkan R menjabat Kasi Pemerintahan di kelurahan yang sama dan tersangka B sebagai Juru Ukur.

Kemudian pada 2016, H menjabat sebagai Camat Bintan Timur, selanjutnya R menjabat sebagai Lurah Sei Lekop dan B tetap sebagai Juru Ukur,” jelasnya.

Untuk pemeriksaan, penyidik akan mengirimkan surat ke Mendagri, karena salah satu tersangkanya merupakan Kepala Daerah (Pj. Walikota Tanjungpinang)” kata Kapolres.

Dia menambahkan bahwa para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 264 Ayat (1) ke-1e KUH Pidana diancam dengan pidana penjara 8 tahun, Pasal 263 Ayat (1) dan (2) KUH Pidana diancam dengan Pidana penjara 6 tahun, tutup Kapolres Bintan. (am)

Pos terkait