Gempa Kuat di Taiwan: 9 Tewas, 50 Hilang, Ratusan Cedera

Personel militer membantu upaya penyelamatan korban selamat di sebuah bangunan yang rusak di Hualien, setelah gempa besar melanda timur Taiwan. (Foto: AFP)
Personel militer membantu upaya penyelamatan korban selamat di sebuah bangunan yang rusak di Hualien, setelah gempa besar melanda timur Taiwan. (Foto: AFP)

Angkatan Udara Taiwan melaporkan bahwa enam jet tempur F-16 mengalami kerusakan ringan di pangkalan utama di kota tersebut. Pangkalan ini sering digunakan untuk menghalau serangan udara dari Tiongkok. Meskipun demikian, diperkirakan pesawat-pesawat tersebut akan segera kembali beroperasi.

Di Jepang, badan cuaca menyatakan bahwa gempa mencapai magnitudo 7,7, dan menyebutkan bahwa beberapa gelombang tsunami kecil menyentuh wilayah selatan prefektur Okinawa. Setelah itu, peringatan tsunami diturunkan menjadi imbauan.

Bacaan Lainnya

Di Filipina, pejabat seismologi memperingatkan penduduk pesisir di beberapa provinsi untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Media pemerintah Tiongkok mengatakan gempa itu terasa di provinsi tenggara Fujian, sementara seorang saksi mata Reuters mengatakan gempa juga terasa di pusat komersial Shanghai.

Gempa susulan masih terjadi di Taipei, tercatat lebih dari 50 kali gempa susulan, kata pejabat meteorologi.

Kantor berita resmi mengatakan gempa tersebut adalah yang terbesar sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,6 menghantam Taiwan pada 1999. Bencana itu menewaskan sekitar 2.400 orang dan merusak atau menghancurkan 50.000 bangunan.

Pejabat meteorologi Taiwan menilai gempa yang terjadi di Hualien masuk dalam kategori “6 Besar”, menempatkannya pada tingkat intensitas kedua tertinggi dalam skala 1 hingga 7

Para ahli menyatakan bahwa gempa seperti itu dapat meruntuhkan dinding kecuali jika dinding tersebut terbuat dari balok beton bertulang. Selain itu, orang tidak dapat berdiri tegak dan harus merangkak untuk bergerak. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 335

Pos terkait