Hasil Hitung Cepat: Pasangan Prabowo-Gibran Menang Telak

Capres Prabowo Subianto memasukan surat suara ke dalam kotak suara ketika menggunakan hak pilihnya di TPS Bojong Koneng, di Bogor, Jawa Barat, pada 14 Februari 2024. (Foto: Reuters/Kim Kyung-Hoon)
Capres Prabowo Subianto memasukan surat suara ke dalam kotak suara ketika menggunakan hak pilihnya di TPS Bojong Koneng, di Bogor, Jawa Barat, pada 14 Februari 2024. (Foto: Reuters/Kim Kyung-Hoon)

JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto berhasil mengungguli pasangan lain dalam perebutan kursi nomor satu republik ini, berdasarkan hasil perhitungan awal dari sejumlah lembaga survei pada Rabu (14/2/2024) setelah pemungutan suara ditutup.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan melansir hasil rekapitulasi hasil suara resmi pada bulan depan. Namun setidaknya dua lembaga survei independen berhasil mengumpulkan sampel suara di tempat pemungutan suara (TPS) lewat “penghitungan cepat” atau quick count. Hasilnya, Prabowo memperoleh kemenangan gemilang dengan mengantongi suara lebih dari 55 persen atas dua pertiga sampel suara yang sudah dihitung.

Bacaan Lainnya

Jajak pendapat Poltracking menunjukkan Prabowo unggul 59,77 persen dalam penghitungan awal dan Cyrus Network-CSIS memperkirakan dia mengantongi 58,62 persen.

Prabowo harus memperoleh lebih dari 50 persen suara keseluruhan dan setidaknya seperlima suara yang diberikan di lebih dari separuh 38 provinsi untuk mengamankan kursi kepresidenan atas pesaingnya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

“Harapannya menang,” kata Prabowo kepada wartawan sehari sebelum mencoblos di Kota Bogor.

Pria berusia 72 tahun ini dijadwalkan untuk berpidato di depan para pendukungnya pada Rabu (14/2/2024) petang.

Pemungutan suara yang dilakukan di 800.000 TPS di Nusantara dimulai dari Papua dan berakhir pada pukul 13.00 WIB di wilayah lain di Sumatra, sementara beberapa TPS di Jakarta tetap buka meski diterjang banjir.

Quick count kerap digunakan pada pemilu-pemilu sebelumnya oleh para kandidat untuk mengklaim kemenangan.

Prabowo menjadi cawapres yang popular karena dia berjanji untuk melanjutkan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Hampir 205 juta orang memiliki hak pilih pada Pemilu 2024.

Pos terkait