Ketua LPMK Margadana: Lomba Kebersihan dan Keramaian RT Hidupkan Kembali Gotong Royong di HUT RI ke-81

Ketua LPMK Margadana, Joko Margo Purnomo. (Foto: Dokumentasi)

KOTA TEGAL, Jurnalterkini.id – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Panitia HUT RI Kelurahan Margadana meluncurkan kompetisi bertajuk “Penilaian Lomba Kebersihan & Keramaian RT”.

Mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, perlombaan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan.

Panitia menetapkan dua kategori besar yang masing-masing memiliki bobot nilai 50%:

  1. Aspek Kebersihan (50%):*
    Fokus pada lingkungan yang sehat dan tertata rapi, meliputi:
  • Kebersihan Jalan & Saluran Air: Jalanan bebas sampah, selokan/got lancar dan tidak berbau, serta tidak ada rumput liar.
  • Kebersihan Halaman Rumah Warga: Bebas dari penumpukan barang bekas, tanaman tertata rapi, dan bebas jentik nyamuk.
  • Tempat Sampah & TPS: Setiap rumah memiliki tempat sampah, TPS sementara tertutup, dan jadwal pengangkutan sampah tertib.
  • Kebersihan Fasilitas Umum: Pos RT, gapura, tempat ibadah (mushola), MCK umum, serta papan informasi RT dalam kondisi bersih dan terawat.
  • Program Kebersihan Rutin: Memiliki jadwal kerja bakti berkala serta fasilitas bank sampah/pemilahan sampah organik dan anorganik.
  1. Aspek Keramaian / Kreativitas HUT RI (50%):
    Menilai kemeriahan, keindahan, dan kekompakan warga, meliputi:
  • Dekorasi & Atribut HUT RI: Pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul, gapura khas 17-an yang unik, hingga lampu hias/lampion malam hari.
  • Partisipasi Warga: Tingkat kehadiran seluruh lapisan warga (ibu-ibu PKK, bapak-bapak, pemuda, dan anak-anak) dalam kerja bakti maupun perlombaan.
  • Kemeriahan Acara: Pelaksanaan perlombaan khas (panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, dll.), kreativitas lomba baru, serta kesiapan panitia lokal.
  • Keamanan & Ketertiban: Keaktifan pos ronda/jaga malam, kerapian lalu lintas saat acara, serta kebersihan lokasi pasca-kegiatan.
  • Kreativitas & Inovasi RT: Unsur seni seperti tampilan panggung, paduan suara, karnaval kemerdekaan, hingga yel-yel kekompakan warga.

Proses penilaian akan berlangsung selama setengah bulan, yakni mulai tanggal 1 hingga 15 Agustus 2026. Untuk menjaga transparansi dan objektivitas, panitia menerjunkan juri independen yang didatangkan langsung dari pihak Kecamatan. Tim juri akan turun ke lapangan secara langsung untuk memantau dan memberikan penilaian di tiap-tiap RT.

Lurah Margadana, Slamet Sugiharto, mengatakan lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran kolektif warga.

“Kami ingin HUT RI ke-81 ini dirayakan dengan karya nyata. Lewat Lomba Kebersihan dan Keramaian RT, kami ajak warga Margadana membuktikan bahwa semangat kemerdekaan itu dimulai dari lingkungan kita sendiri yang bersih, sehat, dan rukun. Semoga ini bisa jadi budaya yang terus berlanjut, bukan hanya saat 17-an saja,” ujar Slamet, saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (26/7/2026).

Senada, Ketua LPMK Margadana, Joko Margo Purnomo, menilai kegiatan ini penting untuk menghidupkan kembali gotong royong di tingkat RT.

“Selama ini kita lihat semangat warga luar biasa kalau ada lomba. Nah, tahun ini kita kemas agar semangat itu juga berdampak pada kebersihan dan keindahan lingkungan. Juri dari kecamatan juga biar nilainya objektif. Kami berharap setiap RT berlomba-lomba memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk menang, tapi untuk kenyamanan bersama,” kata Joko.

Melalui ajang ini, Kelurahan Margadana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, kompak, dan meriah. (Pry)

Total Views: 14

Pos terkait