Keprihatinan Soal Isu Dwi Kewarganegaraan
Di antara para pemilih, tampak pesohor Sarah Azhari yang juga datang ke TPS di Los Angeles bersama anaknya, yang baru pertama kali mengikuti pemilu.
Sarah, yang kini tinggal di LA bersama keluarganya, menyoroti isu dwikewarganegaraan yang memang menjadi salah satu keprihatinan warga diaspora Indonesia selama ini.
“Memang ini merupakan sesuatu yang dilematik, tapi sebagai orang yang punya suami yang kewarganegaraannya berbeda, jadi agak bingung. Kasihan anaknya, karena anaknya bingung mau pilih (kewarganegaraan) yang mana,” ungkap Sarah kepada VOA.
Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, anak dari pasangan warga negara Indonesia (WNI) atau salah satu orang tuanya WNI dapat mengajukan kewarganegaraan ganda terbatas. Setelah usia 18 tahun dan atau telah menikah, anak itu harus memilih kewarganegaraannya. Ia diberi waktu tiga tahun untuk menentukan pilihan tersebut.
“Saya harap calon presiden atau presiden yang akan datang dan juga para calon (anggota) DPR RI atau yang terpilih, saya ingin mereka berpikir untuk ke arah dwi kewarganegaraan,” pungkasnya.
Keluhan Pemilih dan Larangan Bagi Turis
Posko Keluhan bagi pemilih di Los Angeles menerima puluhan keluhan pada Sabtu. Ketua PPLN Los Angeles Rosdiana Susanto mengatakan, banyak di antara keluhan tersebut berasal dari pemilih yang tidak memenuhi syarat untuk memilih di TPSLN.
“Ada banyak yang terdaftar di Indonesia dan mereka liburan, terus mereka ngotot minta memilih di sini,” urai Rosdiana.
Ia sendiri memahami kekecewaan mereka yang tidak dapat menyalurkan hak pilih karena terbentur Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022 dan Keputusan KPU Nomor 55 Tahun 2022 yang melarang turis untuk memilih.
“Kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Julia, yang tidak bersedia memberikan nama belakangnya, hampir batal memilih. Ia bersama suami dan mertuanya mendatangi TPS di KJRI Los Angeles pada sore hari untuk menggunakan hak suara mereka.
Awalnya, ia sempat ditolak karena namanya tidak tercantum dalam DPT di Los Angeles. Ia mengatakan, dirinya sudah tinggal di LA sejak lima tahun yang lalu dan mengikuti pemilu 2019 di sana.





