AS Peringatkan Pengerahan Besar Militer Serbia Dekat Kosovo

Peta Kosovo dan Serbia

Mengkhawatirkan

Serbia mengatakan pada Rabu (27/9/2023) bahwa menteri pertahanan dan kepala angkatan bersenjata sudah mengunjungi “zona pengerahan” tetapi tidak memberi perincian lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Bentrokan pada Minggu (24/9) terjadi ketika sejumlah pria bersenjata berat Serbia menyerang sebuah patroli, beberapa kilometer dari perbatasan Serbia. Insiden itu menewaskan seorang polisi Kèsovo.

Puluhan penyerang kemudian membarikade diri mereka di sebuah biara Ortodoks yang kemudian memicu baku-tembak selama satu jam. Tiga pria bersenjata tewas dan tiga lainnya ditahan dalam insiden tersebut.

Pemerintah Kosovo telah menuduh Belgrade mendukung keseluruhan operasi. Seorang anggota sebuah partai politik besar Kosovo Serbia mengaku memimpin kelompok pria bersenjata itu, kata pengacaranya pada Jumat (29/9/2023).

Kirby mengatakan serangan itu memiliki “tingkat kecanggihan yang sangat tingi,” melibatkan 20 kendaraan, senjata “kelas militer”, peralatan dan pelatihan.

“Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Kirby. “Tidak terlihat seperti sekelompok pria yang bergabung untuk melakukan hal ini.”

Kosovo memisahkan diri dari Serbia dalam perang berdarah pada 1998-1999 dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 2008. Belgrade dan Moskow tidak mengakui status Kosovo itu.[voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 452

Pos terkait