TINS Berdayakan UMKM Tangani Pandemi Covid-19

Dampak COVID-19 L, PT Timah bantu UMKM bertahan. Foto: mitra binaan UMKM menjahit masker. (Dok. Humas PT Timah)
Dampak COVID-19 L, PT Timah bantu UMKM bertahan. Foto: mitra binaan UMKM menjahit masker. (Dok. Humas PT Timah)
Penjahit mitra binaan PT Timah memproduksi masker, salah satu program TNIS berdayakan UMKM tangani pandemi COVID-19. (FOTO: DOK. HUMAS PT TIMAH)
Penjahit mitra binaan PT Timah memproduksi masker, salah satu program TNIS berdayakan UMKM tangani pandemi COVID-19. (Foto Dok. Humas PT Timah)

Kita terus berupaya memberdayakan UMKM, tidak hanya dalam bentuk permodalan tapi juga pembinaan dan promosi produk. Lebaran kemarin kita juga membantu mempromosikan produk UMKM dan mengajak karyawan kita untuk belanja produk mereka

PANGKALPINANG, JurnalTerkini.id – Pagebluk Covid-19 memberikan banyak tantangan bagi pelaku usaha dalam menjaga eksistensi usahanya. Sebab, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) termasuk sektor usaha kerakyatan yang turut ketar-ketir akibat pandemi ini.

Bacaan Lainnya

PT Timah Tbk sebagai salah satu produsen timah terbesar di dunia, melalui dana CSR nya tetap berkomitmen memberdayakan UMKM dalam berbagai situasi. PT Timah Tbk melalui program kemitraannya memiliki ribuan mitra binaan yang merupakan pelaku UMKM.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, PT Timah melibatkan UMKM dalam program penanganan dan pencegahan Covid-19, sebagai upaya menjaga keberlangsungan usaha pelaku UMKM dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

TINS berdayakan UMKM tangani pandemi COVID-19, dengan melibatkan UMKM untuk memproduksi 30 ribu masker kain, 300 unit instalasi cuci tangan di seluruh wilayah operasional perusahaan. Dengan adanya permintaan memproduksi masker dan instalasi cuci tangan ini memberikan angin segar bagi pelaku UMKM untuk bisa bertahan di saat pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, TINS berdayakan UMKM tangani pandemi COVID-19 dengan membeli produk UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Sejak bulan Ramadan lalu, TINS membeli berbagai jenis makanan yang diproduksi UMKM untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Gerakan berbelanja dari pasar tradisional juga dilakukan untuk kebutuhan dapur umum yang dilakukan bersama instansi terkait.

Total Views: 259

Pos terkait