Pemkab Karimun menggratiskan rapid test mahasiwa

Bakal calon bupati petahana, Aunur Rafiq usai menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu. Soal pendamping Aunur Rafiq janji diumumkan bulan ini. (foto:yra)
Bakal calon bupati petahana, Aunur Rafiq usai menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu. Soal pendamping Aunur Rafiq janji diumumkan bulan ini. (foto:yra)
Pemkab Karimun menggratiskan rapid test mahasiwa. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq. (yra)
Pemkab Karimun menggratiskan rapid test mahasiwa. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq. (yra)

Bantuan ini tergantung ketersediaan alatnya, kemarin Pemerintah Provinsi sudah membantu sebanyak 300 alat rapid test. Nanti kita pemerintah daerah akan lakukan pengadaan untuk alat tersebut

Karimun, JurnalTerkini.id – Sejumlah Kabupaten dan Kota di Indonesia mengharuskan pendatang dari luar daerahnya agar melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 seperti hasil rapid test, Polymerase Chain Reaction, dan surat keterangan sehat.

Bacaan Lainnya

Biaya pengurusan surat keterangan telah mengikuti rapid test yang bekisar Rp275 ribu sampai Rp 400 ribu, menjadi salah satu persyaratan wajib bagi para pendatang.

Tidak terkecuali bagi mahasiswa Kabupaten Karimun yang akan kembali melanjutkan pendidikannya di universitas atau perguruan tinggi mereka di luar daerah.

Namun, biaya rapid test tersebut ternyata membuat mahasiswa merasa terbebani karena harus merogoh kocek lebih dalam agar bisa berangkat ke daerah tujuan untuk melanjutkan pendidikan mereka di bangku kuliah.

Menanggapi hal itu, Pemkab Karimun menggratiskan rapid test mahasiwa sebagaimana disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq, Jumat (26/6/2020).

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, Pemkab Karimun menggratiskan rapid test mahasiswa yang akan kembali melanjutkan perkuliahannya di luar Karimun.

Namun, bupati menegaskan bahwa bantuan rapid test gratis tersebut hanya untuk mahasiswa yang akan berangkat menggunakan jasa transportasi udara.

Total Views: 292

Pos terkait