Tembilahan, JurnalTerkini.id – Jembatan penghubung yan merupakan satu-satunya akses dari Desa Tanjung Baru ke Tekulai Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, terputus akibat abrasi.
Dari kejadian jembatan penghubung tersebut masyarakat Tanjung Baru dan Tekulai Hilir tidak dapat menyeberang lagi.
Saat dikonfirmasi awak media, Babinsa Koramil 02/TM Serda Agusmi Harianto selaku Babinsa di Desa Tanjung Baru membenarkan bahwa telah terjadi jembatan ambruk diakibatkan abrasi, dirinya mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 15:30 WIB.
“Iya bang, benar jembatan penghubung antara Desa Tanjung Baru dan Tekulai Hilir terputus akibat abrasi, dan tidak bisa dilewati lagi,” ungkapnya melalui pesan singkat (WhatsApp-red) Kamis (14/9/2023) sore.
Selain akses manusia, jembatan juga merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.
“Ya kalau putus jembatan ini, perekonomian masyarakat juga terhenti,” tandasnya.
Hal yang sama juga dikatakan masyarakat Desa Tekulai Hilir, Adi bersama-sama masyarakat lainnya menyaksikan jembatan penghubung dua desa tersebut putus akibat abrasi.
“Ya kami hanya bisa melihat saja, mau diapakan lagi kalau sudah begini kondisinya. Kalau masyarakat yang merusak mungkin kita bisa tegur, namun ini alam yang berbicara,” bebernya.
Tentunya, atas kejadian jembatan penghubung putus, banyak yang dirugikan, terutama masyarakat yang biasa hulu-hilir melewati jembatan ini, tentunya tidak bisa lagi.
“Jadi sangat berharap, pemerintah turun langsung melihat kondisinya, ya kalau bisa diperbaiki, agar kami bisa menggunakan jembatan ini, itu harapan masyarakat kami di sini,” tutupnya. (abd/am)
Editor: Anton Marulam






