Japan Open 2023: Jonathan Christie Kembali Takhluk di Tangan Axelsen di Partai Final

Jonatan Christie melakukan pukulan dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra melawan Aram Mahmoud dari Tim Olimpiade Pengungsi selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli 2021. (Foto: AFP/ Alexand
Jonatan Christie melakukan pukulan dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra melawan Aram Mahmoud dari Tim Olimpiade Pengungsi selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli 2021. (Foto: AFP/ Alexander)

Jonathan Christie kembali takhluk di tangan Viktor Axelsen di partai final Japan Open 2023 yang dilangsungkan di Yoyogi 1st Gymnasium, Tokyo, Jepang, Minggu (30/7/2023). Sementara nomor tunggal putri berhasil disabet atlet dari Korea Selatan An Se-Young.

Petenis nomor satu dunia Axelsen itu berhasil menghadapi tantangan berani dari Jonatan Christie untuk memenangkan turnamen dengan skor 21-7, 21-18 dalam waktu 45 menit.

Bacaan Lainnya

Setelah melewati game pertama, Axelsen mengalami kesulitan di game kedua dengan keunggulan 3-0 berubah menjadi 8-13 pada satu poin, saat Christie melepaskan serangkaian tembakan ke arah juara dunia bertahan.

“Selalu suit bermain melawan Jonatan Christie. Tapi saya tampil dengan sangat kuat. Dia tampak sedikit tegang” terutama di awal pertandingan,” kata Axelsen.

“Memenangkan gelar selalu sulit,” tambahnya. “Game kedua, saya berada di bawah tekanan yang cukup besar. Tapi saya senang dengan bagaimana saya bangkit kembali.”

Axelsen mengatakan dia fokus pada Kejuaraan Dunia yang dijadwalkan bulan depan di Denmark.

Di nomor tunggal putri, petenis peringkat ddua dunia An mengalahkan He Bing Jiao dari China 21-15, 21-11.

Baca jurnal berita olahraga lainnya: Rekap Final Indonesia Open 2023: Gagal di Dua Sektor, Tiongkok Tetap Juara Umum

Dengan kemenangan tersebut, petenis Korea Selatan itu akan naik ke posisi peringkat satu dunia, menggantikan juara bertahan Jepang Akane Yamaguchi, yang tersingkir di perempat final.

“Saya sangat senang ketika saya menang, saya tidak tahu harus berkata apa dan bagaimana menggambarkannya dengan kata-kata,” katanya dalam konferensi pers pascakemenangan.

Ketika ditanya tentang harapannya untuk Kejuaraan Dunia dan Olimpiade Paris 2024, An mengatakan dia hanya fokus pada pertandingan dan latihan berikutnya.

“Saya tidak punya banyak pengalaman. Saya belum memenangkan turnamen besar, besar. Saya ingin melanjutkan apa yang saya lakukan dan mempertajam kekuatan saya,” katanya.

Di ganda putra, Lee Yang/Wang Chi-Lin dari Taiwan keluar sebagai pemenang setelah membekuk duet asal Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 21-19, 21-13.

Tim ganda putri Korea Selatan Kim So-yeong/Kong Hee-yong berhasil memenangkan turnamen tersebut dengan kemenangan 21-17, 21-14 atas pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Di ganda campuran, tim Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dari Thailand. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 255

Pos terkait