Selatpanjang, JurnalTerkini.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai dianggap tidak aman bagi pengunjung usai terjatuhnya salah satu warga Kecamatan Pulau Merbau bernama Dedi Sardi pada Jum’at siang 03 Maret 2023 sekira pukul 11.30 WIB.
Dedi yang kala itu berjalan kaki melalui teras samping gedung RSUD menuju ruang Unit Gawat Darurat, namun dirinya terjatuh dan hampir mengalami kecelakaan serius.
“Terasnya sangat licin, dan ini berbahaya bagi pengunjung,” ujar Dedi beberapa saat setelah kejadian.
Hingga Sabtu siang, belum ada tanggapan apapun dari pihak RSUD meskipun telah dihubungi dan disampaikan terkait prihal itu melalui Whats’App Messenger.
Ketua Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat – IB) Kepulauan Meranti Hidayat Abdurrahman Pardede S.E memberikan pernyataan. Menurutnya jika kronologinya seperti itu, maka sterilisasi RSUD terbilang buruk.
“Di lingkup RSUD Meranti, hal seperti ini harusnya tidak terjadi bagi keamanan pasien maupun pengunjung, ini pun bukan kali pertamanya kejadian yang sama terulang. Jika terus begini maka saya ingin katakan bahwa sterilisasi RSUD Meranti itu buruk, dan pihak terkait khususnya Komisi Kesehatan DPRD perlu menindaklanjuti,” ujar Hidayat.
Di tempat berbeda, Ketua Komisi III Bidang Kesehatan DPRD Kepulauan Meranti Sopandi S, Sos mengatakan bahwa komisinya akan menindaklanjuti hal tersebut kepada pihak RSUD Kepulauan Meranti.
“Terimakasih atas Informasinya, segera akan kita tindaklanjuti”, ungkap Sopandi melalui Whats’App Messengernya usai beberapa saat setelah menerima Informasi.
Jurnalis: Samsir Ibrahim
Editor: Rusdianto






