NASA: 2022 Tahun Terpanas Kelima dalam Sejarah

Anak-anak bermain air di Victoria and Albert Museum, London, Inggris, Jumat, 12 Agustus 2022. Inggris menghadapi gelombang panas yang diperkirakan akan mencapai suhu 35 derajat Celcius minggu depan. (AP/Manish Swarup)
Anak-anak bermain air di Victoria and Albert Museum, London, Inggris, Jumat, 12 Agustus 2022. Inggris menghadapi gelombang panas yang diperkirakan akan mencapai suhu 35 derajat Celcius minggu depan. (AP/Manish Swarup)

Empat lembaga ilmiah atau kelompok sains lainnya di seluruh dunia telah menempatkan tahun 2022 sebagai tahun terpanas kelima atau keenam.

Direktur Goddard Institute for Space Studies, NASA, Gavin Schmidt mengatakan “tahun 2022 adalah satu lagi yang masuk ke dalam sepuluh besar tahun terpanas.”

Bacaan Lainnya

“Peringkat sebagai tahun terpanas kelima ini sama dengan tahun 2015. Sementara tahun-tahun terhangat lainnya adalah tahun 2016, 2020, 2019 dam 2017. Ini adalah sepuluh tahun teratas yang memperkuat tren jangka panjang yang kita lihat sejak tahun 1970an dan sejak akhir abad ke 19. Ini adalah tahun kedelapan berturut-turut yang suhunya lebih dari satu derajat Celsius di atas akhir abad ke-19. Jadi itulah yang membuat kita sangat dekat dengan pedoman 1,5 derajat Celsius, yang berarti keluar dari Perjanjian Iklim Paris,” jelasnya.

Alih-alih La Nina yang kuat pada tahun 2022, pendinginan Samudera Pasifik di sekitar khatulistiwa sedikit mengurangi suhu rata-rata global. Ini kebalikan dari El Nino, yang menghangatkan Pasifik dan biasanya mencapai puncaknya pada bulan Desember.

Berkeley Earth, suatu kelompok nirlaba ilmuwan yang independen, mengatakan ini merupakan rekor terpanas kelima, dan mencatat 28 negara merasakan tahun 2022 sebagai tahun terpanas, di antaranya adalah China, Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman dan Selandia Baru.

Total Views: 667

Pos terkait