Karimun, JurnalTerkini.id – PT Adiartha Swabuana Karimun mengadakan syukuran akhir tahun bersama para karyawan di Kantor perusahaan di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (29/12/2022).
Acara syukuran sekaligus perpisahan bagi karyawan yang kontraknya berakhir akhir tahun ini, berlangsung penuh keakraban dan suka cita meskipun kontrak mereka berakhir.

HRD PT Adiartha Swabuana, Sony Ragil Saputra HRD mewakili manajemen perusahaan mengatakan, acara bertajuk “Farewell Days & Completion of Services SIKY Project 2020-2022” ini, sengaja digelar sebagai bagian dari hubungan yang baik antara manajemen dengan para karyawan.
Sony menuturkan, perusahaan ingin memberikan yang terbaik kepada karyawan. Dan acara ini adalah bentuk budaya perusahaan dan komitmen menjaga hubungan industrial dengan karyawan dan memperhatikan kesejahteraan karyawan yang habis masa kontrak di akhir 2022.
“Karyawan adalah mitra. Kami sangat peduli dengan mereka, dalam hal kesejahteraan dan sosial. Berharap, di masa yang akan datang kita lebih baik dalam pelayanan kepada karyawan dan lebih banyak lagi proyeknya,” ujar Sony.

Dalam menjalankan operasional perusahaan, pihaknya tetap memberikan laporan sesuai undang-undang tenaga kerja ke Disnaker. Selama tahun 2020, 2021, ada 300-an tenaga kerja yang bekerja, dimana diketahui di masa pandemi banyak perusahaan PHK karyawan. Tapi, perusahaannya tetap stabil dan malah naik dalam jumlah tenaga kerja.
“Dan kami juga bersyukur selama dua tahun karyawan bekerja, tidak insiden atau kecelakaan yang merenggut nyawa. Ini wujud kerja sama yang baik antara karyawan dan perusahaan,” katanya.
Setelah syukuran, tanggal 2 Januari perusahaan akan menyelesaikan seluruh administrasi dan menyelesaikan sisa gaji karyawan. Karena, gaji ini sangat dibutuhkan pekerja, hak mereka dan menjadi modal mereka.

Sementara itu, tokoh masyarakat Pangke, Syamsir mengungkapkan apresiasi kepada PT Adiartha Swabuana yang turut berkontribusi bagi perekonomian dan lapangan pekerjaan bagi warga setempat.
“Dulu, lokasi perusahaan ini merupakan tempat kancil atau pelanduk berlari, tapi sekarang sudah berubah menjadi miniatur kota dengan kehadiran perusahaan, termasuk juga PT Adiartha yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat di sini,” katanya.
Dia juga meyakini PT Adiartha Swabuana tidak begitu saja meninggalkan aset-asetnya setelah berakhirnya kontrak para karyawan.

“Saya tahun PT Adiartha ini, mudah-mudahan ke depan akan ada lagi perekrutan karyawan. Kami siap berkomunikasi soal tenaga kerja, tentunya sesuai dengan skil yang dibutuhkan, tidak mungkin pula kami memaksakan tenaga kerja yang tidak sesuai atau tidak memenuhi skil yang dibutuhkan,” tutur Syamsir yang juga komisioner KPU Karimun ini.
Sementara itu, salah seorang karyawan Yusuf dalam pesan dan kesannya mengungkapkan rasa senangnya karena diterima bekerja melalui PT Adiartha Swabuana, sehingga ia bisa menafkahi keluarga.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen yang membangun hubungan yang baik dengan kami,” kata Yusuf.
Acara syukuran ini juga dihadiri perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Kepala Desa Pangke, RT dan RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat dan ratusan karyawan.
PT Adiartha Swabuana merupakan perusahaan “manpower” yang merekrut tenaga kerja untuk perusahaan fabrikasi anjungan minyak lepas pantai PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY). (rdi)





