Karimun (Jurnal) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 tahun, puluhan TNI-Polri dan penari dari Pusat Latihan Sanggar Tari Pelangi Budaya Studio mempersembahkan tarian sinergitas TNI-Polri di Coastal Area, Tanjungbalai Karimun, Rabu (11/07).
Koreografer Pusat Latihan Sanggar Tari Pelangi Budaya Studio, Ahadian Zulseptriadi mengatakan, tarian melayu Zapin Sinergitas TNI-Polri tersebut memiliki makna sebuah tarian pemersatu bangsa.
“Tarian New Zapin Sinergitas TNI-Polri ini adalah tarian garapan baru yang memiliki makna pemersatu bangsa, sebab tarian ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak hanya ditarikan oleh suku melayu,” ujarnya saat diwawancarai.
Dengan menggunakan konsep modern akan tetapi tidak meninggalkan unsur kesenian tradisional, dengan menggunakan atribut seperti kain songket khas suku melayu.
“Meski kami kemas dengan konsep sedikit modern, akan tetapi kami tidak meninggalkan begitu saja unsur tradisional yang ada,” tambahnya.
Sementara itu Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya berharap agar tarian sinergitas TNI-Polri tersebut dapat menjadi insprirasi bagi TNI-Polri di seluruh Indonesia.
“Ya semoga kekompakan kita yang kita bentuk dari tarian dapat dicontoh oleh TNI-Polri di luar Karimun bahkan di seluruh Indonesia,” kata Hengky.
Ahadian menambahkan, bahwa tarian tersebut hanya memerlukan waktu selama empat latihan untuk latihan, dan untuk para penari tersebur banyak direkrut dari penari baru dari TNI-Polri.





