Kasus DBD di Karimun Mengalami Penurunan

juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Karimun, Rachmadi (foto: yra)
Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi (foto: yra)

Karimun (Jurnal) – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun mencatat untuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Karimun selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan yang signifikan, Senin (16/4).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan, pada tahun 2016 untuk kasus DBD mencapai 424, dan untuk tahun 2017 dan 2018 mengalami penurunan.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, sampai saat ini terus menurun angkanya dibandingkan tiga tahun lalu, tahun lalu itu mencapai 400 penderita DBD,” ujar Rachmadi  saat ditemui beberapa waktu lalu.

Rachmadi menambahkan, untuk tahun 2017 ada sekitar 71 kasus DBD dan pada pertengahan April 2018 ini hanya ada 20 kasus saja. Meskipun kasus DBD di Karimun mengalami penurunan, Rachmadi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun agar jangan lengan untuk mencegah datangnya penyakit DBD.

“Apabila ditemukan tanda- tanda demam berdarah, jangan menganggap itu hanya demam biasa, karena kita sering temukan kejadian kasus meninggal dunia pada saat orang menganggap tidak ada peningkatan kasus sehingga harus tetap waspada,” tuturnya lagi.

Dalam upaya melakukan pencegahan, Dinkes Karimun akan melakukan fogging dua siklus untuk menekan penyebaran DBD. Dan apabila jika di suatu daerah ada yang terindikasi DBD makan daerah tersebut langsung di fogging agar mencegah orang lain agar tidak terkena DBD. (rdi)

Baca Jurnal Berita Kesehatan dari Karimun lainnya: Cegah DBD Terus Meningkat, Bupati Karimun Ambil Langkah Pencegahan

Pos terkait