Fakhrurrazi Inisiasi KUB Nelayan Desa Parit Berpola Mandiri

Karimun (Jurnal) – Merasa prihatin terhadap nasib nelayan di Desa Parit, Fakhrurrazi membentuk kelompok nelayan dengan pola pengembangan “Nelayan Mandiri” pada Jum’at (22/12). 

“Permasalahan nelayan hari ini muncul dari diri nelayan itu sendiri, dikarenakan pola kelompok nelayan yang dibentuk selama ini sifatnya hanya sebatas mengharapkan bantuan semata dari pemerintah,” kata Fakhrurrazi.

Bacaan Lainnya

Sehingga, lanjut Razi, dalam pengelolaan kelompok-kelompok nelayan yang dibentuk sifatnya hanya berjalan di tempat, maka dari itu dia menjelaskan dalam menyikapi hal tersebut, dirinya mengambil sikap dan inisiatif untuk membentuk kelompok nelayan dengan pola pengembangan Nelayan Mandiri.

Dan dari pergerakan ini, terbentuklah dua kelompok nelayan yang siap dibina yaitu Kelompok Nelayan Teluk Berkah yang diketuai oleh Johari dan Kelompok Nelayan Cahaya Baru yang diketuai oleh Asriduan dan dia diamanahkan menjadi pembina untuk kedua kelompok tersebut.

“Kedepannya, kita akan mengubah mindset melalui pola-pola pengembangan nelayan yang baru, agar dapat berpikir jauh ke depan dalam jangka panjang, bukan sebatas pembentukan KUB ini hanya sifatnya formalitas belaka yang bertujuan hanya untuk mendapatkan bantuan semata,” tutur Razi.

Razi menjelaskan, salah satu pola yang diterapkan di dalam dua kelompok tersebut yaitu pola Nelayan Menabung, karena dengan menabung banyak sekali manfaatnya, yang pada hakikatnya manfaat kedepan untuk nelayan itu sendiri, bukan hanya tujuan membentuk KUB hanya untuk minta-minta yang sifatnya hanya untuk kepentingan-kepentingan sesaat,” tambahnya.

Harapan kedepan, tentunya pola nelayan mandiri ini tidak lepas dari dukungan dan peran serta  dari pemerintah daerah maupun provinsi, khususnya pemerintah desa dalam pengembangan nelayan tersebut.

Serta dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah dukungan nelayan di bawah binaanya,terkhusus kepada penyuluh perikanan dan bapak Basri Muhammad selaku Kades Desa Parit yang telah banyak membantu dan mendukung penuh terhadap pola yang akan dikembangkannya tersebut.

Kelompok yang berlokasi di Parit I Karimun, juga didatangkan petugas penyuluh perikanan dari Kecamatan Karimun dan provinsi untuk meninjau langsung persiapan pembentukan dua KUB di bawah binaannya tersebut.

“Ya, Kita turun pada hari ini salah satunya untuk meninjau langsung atau memverifikasi mengenai alat tangkap kedua kelompok nelayan tersebut, dan dari sharing di lapangan kami selaku penyuluh menyambut baik dengan pola yang dipaparkan oleh saudara Razi mengenai pola pengembangan nelayan mandiri tersebut,” tutur penyuluh dari Provinsi Kepri.

Dia menambahkan, untuk kedua kelompok tersebut memiliki alat tangkap nelayan dengan personel yang baik, dan layak kedepannya untuk dibentuk KUB Nelayan.

Baca Jurnal Berita Karimun lainnya:

Nelayan Tuntut BPN Karimun Batalkan Sertifikat Tanah Laut

Nelayan Karimun: Pantai Milik Negara, Kenapa Kami Digusur

Bisa ya, lahan pantai di Karimun berstatus hak milik?

Pos terkait