Jumlah tersebut diketahui bertambah drastis dalam sepekan terakhir, pasalnya pada Kamis, 23 April 2021 lalu masih tercatat sebanyak 20 kasus.
Bupati menyebutkan, bahwa upaya menekan lonjakan kasus virus tersebut memang harus dilakukan. Mengingat, daya tampung pasien di fasilitas kesehatan sangat terbatas.
Hal itu dikarenakan ruang isolasi RSUD Muhammad Sani hanya dapat menampung sebanyak 30 pasien di Puskesmas Meral Barat sebanyak 26 pasien RSBT dapat menampung 6 pasien dan Medic Centre menampung 6 pasien.
“Karimun ini hanya mampu menampung sebanyak 68 pasien dan sekarang sudah ada 47 pasien dan jika terus bertambah maka itu sangat mengkhawatirkan,” kata Rafiq.
Terakhir, orang nomor satu di Karimun ini mengimbau agar masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Jika masyarakat dapat mematuhi itu, kata Bupati,maka penanganan Covid-19 di Karimun dapat terselesaikan dengan baik dan kembali berstatus zona hijau.
“Kita berharap kasus Covid-19 dapat tertangani dengan baik sehingga tidak terjadi lagi lonjakan,” ucap Rafiq. (yra)





