Bupati Karimun sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, targetkan pendapatan Rp1,4 triliun

Rapat Paripurna DPRD Karimun membahas Rancangan KUA-PPAS APBD 2027
Bupati Karimun Iskandarsyah menyerahkan naskah Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza didampingi Wakil Ketua I Satria dan Wakil Ketua II Ady Hermawan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karimun, Jumat (31/7/2026) sore. (Foto: Diskominfostaper Karimun)

Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2027 dengan target pendapatan daerah mencapai Rp1,4 triliun.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna di Ruang Paripurna Balai Rong Sri Gedung DPRD Karimun, Tebing, Jumat (31/7/2026).

Bacaan Lainnya

Iskandarsyah mengatakan target Pendapatan Daerah pada R-KUA-PPAS 2027 direncanakan sebesar Rp1,406 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan target APBD Tahun Anggaran 2026 yang tercatat sebesar Rp1,12 triliun.

“Penyusunan KUA dan PPAS ini merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 sebagai pedoman bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun program kerja,” ujar Iskandarsyah.

Sementara itu, proyeksi Belanja Daerah 2027 dialokasikan sebesar Rp1,404 triliun, atau naik dari alokasi belanja APBD 2026 sebesar Rp1,29 triliun. Anggaran belanja tersebut difokuskan pada program prioritas, seperti reformasi birokrasi, investasi, pembangunan infrastruktur, hingga pelestarian budaya.

Dari selisih pendapatan dan belanja daerah tersebut, terdapat surplus anggaran sebesar Rp2 miliar. Surplus ini dialokasikan untuk pengeluaran pembiayaan, yakni penambahan modal kepada Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun sesuai amanat Perda Nomor 7 Tahun 2023.

Selain itu, Pemkab Karimun tidak lagi menganggarkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam dokumen KUA-PPAS 2027, sehingga penerimaan pembiayaan tercatat nihil dan pembahasan difokuskan pada proyeksi anggaran baru.

Iskandarsyah menjelaskan, untuk tahun 2027 Pemkab Karimun mengusung tema pembangunan pengembangan potensi ekonomi yang didukung pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Terdapat empat fokus prioritas pembangunan daerah pada 2027, yakni:

  • Peningkatan kualitas SDM melalui optimalisasi pelayanan pendidikan dan kesehatan.
  • Pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah yang merata serta berkelanjutan.
  • Penguatan perekonomian daerah berbasis sektor unggulan yang berwawasan lingkungan.
  • Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik.

Ia berharap pembahasan KUA-PPAS 2027 bersama DPRD Kabupaten Karimun dapat berjalan lancar dan tepat waktu agar dampak pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (*/rdi)

Pos terkait