Wabup Asmar Rakor Bersama Gubernur, Siap Bersinergi Antisipasi Karhutla di Meranti

Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Asmar rakor penanggulangan karhutla bersama Gubernur Riau.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Asmar rakor penanggulangan karhutla bersama Gubernur Riau.
  1. Pencegahan dengan deteksi dini
  2. Pengawasan harus sampai ketingkat bawah melibatkan Babinsa, Babin Kamtibmas dan Kades, serta Tokoh Agama dan Masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
  3. Semua pihak harus mencari solusi yang permanen untuk menangani Karhutla.
  4. Penataan Ekosistem Gambut dalam kawasan Hidrologi.
  5. Jangan biarkan Api membesar lakukan pemadaman segera. 
  6. Lakukan penegakan hukum tanpa kompromi baik Pedata, Pidana maupun Administrasi untuk memberikan efek jera. 

Selain itu Gubri juga meminta Satgas Siaga Darurat Penaggulangan Karhutla Tahun 2021, dapat bekerja dengan baik khususnya dalam melakukan pemadaman titik api baik darat dan udara, penegakakan hukum dan pelayanan kesehatan.

Tak lupa Gubri Syamsuar juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dalam mewujudkan Riau bebas asap 2021.

Bacaan Lainnya

Setelah mendengarkan berbagai paparan  dan arahan yang disampaikan oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar terkait upaya-upaya yang harus dilakukan oleh Kabupaten/Kota dalam  penanggulangan Karlahut. Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, menegaskan siap mendukung Pemerintan Provinsi Riau dalam mengantisipasi terjadinya Karlahut dan Bencana Asap di Kepulauan Meranti.

Diakuinya, sejauh ini masalah penanggulangan Karlahut diwilayah Kepulauan Meranti telah menjadi atensi dari Pemerintah Daerah, sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2020, yang meminta Bupati/Walikota Se-Indonesia untuk melakukan upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diseluruh wilayah
[13:32, 3/16/2021] Burhan Meranti: Republik Indonesia yang meliputi;

1. Upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan,

2. Jika terjadi Karlahut lakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan,

3. Lakukan penangananan pascakebakaran hutan dan lahan.

Untuk mengantisipasj Karlahut di Kepulauan Meranti Wabup H. Asmar telah mengintruksikan kepada Camat dan Kades untuk terus memantau titik api diwilayahnya dengan menginstal Aplikasi Lancang Kuning pada Posel masing-masing. Sehingga jika muncul titik api bisa dilaporkan dan ditanggulangi segera bersama TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api.

Selain itu Wabup juga memerintahkan kepada Camat dan Kades untuk tidak meninggalkan tempat jika muncul titik api diwilayahnya. Camat harus turun langsung melakukan pemadaman bersama MPA, Kepolisian dan TNI. Dirinya tak ingin terjadi bencana kabut asap yang bukan saja menjadi masalah daerah tapi juga nasional dan internasional.

Kemudian yang tak kalah penting menurut Wabup H. Asmar, dalam mengantisipasi Karlahut di Meranti adalah sosialisasi oleh Camat dan Kades kepada masyarakat terkait bahaya membakar lahan khususnya pada saat cuaca ekstrim saat ini.

Terakhir, Wabup Asmar berharap kepada Gubernur Riau untuk mendukung penanggulangan Karlahut di Meranti, Pemprov dapat membantu pengadaan Transportasi Laut untuk mobilisasi orang dan peralatan menuju lokasi Karhutla yang berada di Pulau-Pulau, begitu juga penyediaan peralatan pemadaman Api seperti pompa, selang dan lainnya. (burhan)

Sumber: hms meranti

Total Views: 411

Pos terkait