Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur rafiq menghadiri pertemuan dengan empat camat dan petugas kebersihan di rumah dinasnya, Tanjung Balai Karimun, Jumat (15/9) untuk membentuk Tim Saber (Sapu Bersih) di empat kecamatan tersebut.
“Pembentukan Tim Saber untuk optimalisasi kebersihan, jadi tidak ada lagi sampah yang tercecer di jalanan,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam pertemuan itu.
Empat kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Setiap kecamatan membentuk tim saber (sapu bersih) dengan jumlah petugas kebersihan sebanyak 35 orang dalam satu hari.
Tim saber akan melihat setiap titik agar tetap bersih dari sampah.
“Masih ada orang yang buang sampah sembarang. Karena kegiatan gotong royong yang dilakukan selama ini tidak menyentuh secara keseluruhan,” kata dia.
Bupati berharap keberadaan Tim Saber itu akan mengoptimalkan upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Tidak 24 jam, paling tidak setiap hari pada jam-jam tertentu. Sehingga ini membantu kedekatan kedekatan kebersihan” ujarnya.
Aunur Rafiq juga mengatakan tim sapu bersih ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan pelayanan di bidang kemasyarakatan dan bidang administrasi.
“Dalam tahun 2017. Kita baru membentuk tim sapu bersih di 4 kecamatan, dan di 2018 yang akan datang kita akan menambah di kecamatan lainnya,” ungkapnya.
Aunur Rafiq juga menjelaskan menurut Perda No. 7, ada sanksi pidana bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan, dan itu termasuk tindak pidana ringan dengan sanksi berupa denda.
“Sanksi ini akan kita lakukan, namun kita terlebih dahulu menyosialisasikan perda itu kepada masyarakat hingga tingkat RT dan RW,” kata dia. (wat/rdi)
Baca Jurnal Berita Karimun lainnya:
Bupati Karimun Minta IWO Bantu Berantas Narkoba





