Sehingga, kata dia, Karimun selaku tuan rumah berhak mendapat peluang penyediaan jasa dalam kegiatan tersebut antara lain seperti pengadaan bahan bakar, suplai logistik, cleaning dan lain sebagainya.
“Peluang penyediaan jasa itu malah lebih besar dari kegiatan labuh jangkar apabila dimaksimalkan,” kata Yusuf.
Lebih lanjut, orang nomor satu di DPRD Karimun ini mengaku yakin BUP Karimun dapat memaksimalkan potensi untuk mengelola kegiatan labuh jangkar.
“Potensi ini harus ditangkap, kita minta secepatnya ada progres, mudah-mudahan BUP dapat memaksimalkan ini untuk menambah PAD kita,” ucap Yusuf Sirat.
“Kami DPRD mengucapkan terimakasih ke Pemprov Kepri yang melibatkan Karimun melalui BUP dan OPD terkait untuk menyelesaikan segala persiapan yang harus dipersiapkan agar kegiatan labuh jangkar ini bisa beroperasi,” tambahnya. (yra)





