Pesan Ustadz Rukiyat untuk tahanan Polres Inhil: penjara bukan akhir segalanya

Binrohtal bagi para tahanan Polres Inhil, Rabu (27/1/2021). Ustadz Rukiyat berpesan penjara bukan akhir segalanya.
Binrohtal bagi para tahanan Polres Inhil, Rabu (27/1/2021). Ustadz Rukiyat berpesan penjara bukan akhir segalanya.

Tembilahan, JurnalTerkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi para tahanan.

Kegiatan binrohtal ini berlangsung di Ruang Tahanan (Rutan) Polres Inhil, Rabu (27/1/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan dalam bentuk tausiyah agama ini guna memotivasi dan memupuk kesadaran para tahanan agar tak mengulangi perbuatannya yang melanggar hukum.

Ustadz Rukiyat yang diundang dalam tausyiah menyampaikan bahwa, para napi yang berada di rutan atau penjara bukan berarti akhir dari segalanya.

“Jika kita melakukan perbuatan yang menyakiti orang lain, maka diri sendiri yang akan menanggung dosanya,” ujarnya.

Harus disadari, lanjut ustadz Rukiyat, karena perbuatan kita, orang lain yang jadi susah. “Dan di akhirat kelak, kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah kita perbuat,” kata ustadz lagi.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno mengingatkan bahwa setelah masa hukuman selesai atau bebas dan menjalani kehidupan normal, maka jadilah polisi bagi diri sendiri, bagi keluarga dan bagi orang lain dalam arti bisa menjaga perilaku, serta keamanan mulai dari diri sendiri, keluarga dan bagi orang lain.

“Tujuan kegiatan ini agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Bagi tahanan serta menumbuhkan kesadaran bagi tahanan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tutup AKP Warno.

Baca juga: Vaksin Sinovac COVID-19 Tiba Dengan Selamat di Inhil, dikawal ketat polisi-TNI

Total Views: 269

Pos terkait