Terlebih, sebelum wabah COVID-19 di Indonesia, pembelajaran dilakukan secara tatap muka satu minggu sekali.
“Satu minggu sekali, tapi sekarang kita hanya dikasih modul saja. Dan hari ini kita baru saja menjalani ujian semester,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Doddy Naksabani mengatakan, pembelajaran kesetaraan paket C merupakan hasil kerjasama pihaknya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun.
“Ya program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas warga binaan dengan memberikan pendidikan. Sekarang ini, untuk paket C ada 43 orang,” kata Doddy, Selasa (5/1/2021).
Ia mengatakan, berada di balik jeruji bukan berarti warga binaan tidak mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan. Mereka tetap mendapatkan pendidikan yang layak agar nantinya, keluar menjalani pembinaan mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan ijazah.
“Semoga ini bermanfaat kedepannya untuk mereka,” ujar Doddy.





