Kepala Desa Keban, Taufiq Yusuf menambahkan, kerjasama dengan Bank Riau Kepri memang sangat diharapkan demi membantu masyarakat di Desa Keban, termasuk juga agar dapat memberikan pendampingan bagi Bumdes dalam hal administrasi.
“Untuk program Laku Pandai ini banyak sekali kelompok-kelompok usaha atau UMKM dari masyarakat, belum lagi kelompok pertanian dan kelompok nelayan, sehingga diharapkan agar nantinya Bank Riau Kepri dapat memfasilitasi masyarakat dalam keperluan simpan pinjam. Bahkan nanti kami akan memprogramkan investasi, tentunya tidak terlepas dari pembinaan pihak bank,” ujar Taufiq.
Adapun potensi nasabah yang ada di Desa Keban terdapat lebih dari 20 UMKM atau industri rumahan, kemudian anak sekolah, 21 kelompok nelayan, tiga kelompok tani dan satu kelompok tani wanita.
Kerjasama tersebut memang dirasa perlu, karena cukup banyak potensi yang bisa dikembangkan dan saat ini sudah ada yang berjalan, melalui BUMDes. Mulai dari pengembangan beberapa bidang seperti perikanan, pertanian, peternakan termasuk agro wisata.
“Kalau BUMDes yang sudah jalan saat ini agen Gas LPG, Minyak, perkreditan usaha masyarakat, material bangunan. Kalau yang masih dalam perencanaan adalah pengolahan pertanian, peternakan, perikanan dan agrowisata,” ungkap Taufiq
Dana Desa yang dimiliki Desa Keban saat ini diketahui mencapai Rp3,4 miliar di tahun 2020 dan angka tersebut juga masih sama untuk tahun 2021 mendatang. (yra)





