“Kita berupaya untuk merealisasikan hal yang sama di seluruh BUMDes yang ada di wilayah Kabupaten Karimun, semoga semua BUMDes dapat terpacu sehingga masyarakat juga dapat terbantu menikmati layanan perbankan dengan mudah,” jelas Wan Abdul Rahman.
Menurutnya, dengan adanya Agen Laku Pandai tersebut dapat meminimalisir masyarakat yang sebelumnya harus menyebrang ke ibu kota (Tanjungbalai Karimun) untuk bertransaksi.
“Jika ke Tanjungbalai Karimun, maka akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, kemudian uang berputar ditempat lain dan bukan di Desa. Sehingga Bank Riau Kepri hadir untuk menyiapkan agen bagi masyarakat, agar tidak perlu lagi keluar pulau untuk melakukan transaksi,” ucap Wan Abdul Rahman.
Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani yang turut hadir dalam kerjasama tersebut mengatakan, saat ini pemerintah daerah memberikan kewenangan kepada Desa, yang hampir mirip dengan kewenangan yang dilakukan oleh pemerintahan Kabupaten atau Kota.
“Sebagaimana kewenangan dalam hal pengelolaan APBDes yang diatur dalam peraturan Desa. Kewenangan ini membuat Kepala Desa sudah seperti Bupati kecil, yang tentunya harus dibarengi dengan SDM unggul, perangkat Desa mulai dari Kepala Desa sampai dengan unsur pendukung dibawahnya. Maka dari itu Desa memang harus membuat inovasi-inovasi pelayanan. Sehingga tujuan Desa untuk menciptakan target pendapatan demi kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ujar Nyimas
Sebagai mitra Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, semua Desa sangat diharapkan agar dalam urusan pengeloaan keuangan dapat dilakukan melalui kerjasama, dengan lembaga keuangan dan harus lebih diperkuat melalui payung hukum peraturan Desa.
“Melalui kerjasama yang dijalin ini, kami berharap agar pengelolaan Dana Desa dilakukan secara non tunai, sebagaimana rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Masyarakat Desa jangan khawatir, tujuan dari kerjasama ini tak lain adalah agar pencapaian masyarakat sejahtera agar bisa lebih cepat teralisasi,” jelas Nyimas Novi.
Baca juga: Terobosan Bank Riau Kepri akhir tahun, bayar PBB tidak perlu ke Pulau Karimun lagi





