“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Petugas kita sedang bergerak cepat menangani gangguan yang sedang terjadi. Terima kasih sebelumnya kami ucapkan atas pemaklumannya,” tulisnya lagi.
Selain itu, dari pantauan JurnalTerkini.id, hujan deras tersebut juga menyebabkan sejumlah daerah tergenang banjir, salah satunya di jalan Pelipit, Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun.
Genangan air terlihat setinggi paha orang dewasa hingga bagian jalan dan juga melumpuhkan akses jalan akibat terendam banjir.
Bahkan, warga sekitar terpaksa membatasi arus keluar masuk kendaraan di jalan tersebut agar tidak merugikan sejumlah toko yang berada di bahu jalan.
“Setiap hujan jalan ini pasti banjir mas, kenapa kami batasi karena banyak pengendara main ngebut saja sehingga toko-toko kami menjadi tergenang,” ujar Eka salah seorang pemilik toko di lokasi banjir. (yra)






