Karantina Pertanian Karimun Lepas Ekspor Puluhan Ton Bungkil Kelapa ke Malaysia

Barantan RI dan Karantina Pertanian Karimun di Dermaga PT Saricotama Indonesia, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu 15 Juli 2020 lalu
Barantan RI dan Karantina Pertanian Karimun di Dermaga PT Saricotama Indonesia, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu 15 Juli 2020 lalu

Syahrul mengatakan, pihaknya akan terus mendorong untuk akselerasi ekspor sektor pertanian ke sejumlah negara yang ada.

Hal tersebut sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk melakukan pemulihan ekonomi menjadi prioritas ditengah pandemi COVID-19 yang masih mewabah di Indonesia hingga saat ini.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, kata dia, secara total kegiatan ekspor yang dilakukan berjumlah 94,9 ribu ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp. 1,68 triliun yang meliputi beragam komoditas.

Komoditas tersebut sebanyak 10 jenis seperti kelapa dan turunannya, karet, kopi, kakao dan pinang dengan 44 negara tujuan antara lain Cina, Rusia, Latvia, Inggris dan lainnya.

Berdasarkan rilis data BPS, sektor pertanian diketahui mengalami pertumbuhan yang signifikan pada kuartal 1 tumbuh sebesar 2,19% dan kuartal 2 tumbuh 2,15% (YoY).

“Lebih dari 70% ekspor pertanian disumbang oleh sub sektor perkebunan. Kedepan, agar dapat lebih memberikan dampak dan nilai tambah hasil perkebunan ini kita olah dahulu, baru di ekspor,” ungkap Kepala Barantan, Ali Jamil, saat mendampingi Syahrul Yasin Limpo.

Dari 22 pintu ekspor empat di antaranya disaksikan secara virtual terhubung langsung dengan Menteri Pertanian. Yakni Belawan, Pekanbaru, Manado dan Lampung. (yra)

Total Views: 375

Pos terkait