“Pasien itu sudah dimakamkan pada hari Sabtu tetapi hasil swabnya baru keluar hari ini,” ucap Rachmadi.
Dengan munculnya 28 pasien baru, kasus COVID-19 secara kumulatif di Karimun sebanyak 162 orang.
Rachmadi merincikan, yang masih dinyatakan positif dan harus menjalani perawatan sebanyak 97 orang, sebanyak 8 pasien positif yang meninggal dunia dan 57 orang dinyatakan sembuh dari virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.
“Semua pasien baru sudah kita tangani, kali ini tidak ada pasien yang dievakuasi ke RSKI Galang Batam karena disana masih penuh,” ungkap Rachmadi.
Terakhir, Rachmadi yang juga Kepala Dinas Kesehatan Karimun ini mengimbau agar masyarakat semakin patuh untuk mematuhi protokol kesehatan menyusul lonjakan kasus COVID-19.
“Saya mengimbau masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak serta menjaga pola hidup bersih dan sehat, insyaallah jika itu kita lakukan dengan baik penyebaran COVID-19 ini dapat kita tekan,” kata Rachmadi. (yra)
Baca juga: PT Timah latih nelayan budidaya kepiting, upaya lestarikan mangrove di Kundur Karimun






