Karena itu, saya tidak ragu memberikan proyek ini ke bapak ibu sekalian. Baik tongkang, dan lainnya. Ngapain harus membeli dari luar negeri kalau dalam negeri mampu
Batam (Jurnal) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini industri perkapalan di Batam, Provinsi Kepulauan bisa memenuhi kebutuhan kapal dalam negeri sehingga tidak perlu lagi impor kapal dari luar negeri.
“Setelah melihat industri galangan di Batam, saya menjadi terbuka. Bahwa industri galangan kapal Batam, mampu membangun sendiri kapal untuk kita,” kata Presiden sebagaimana dikutip Jurnal Terkini dari laman antarakepri.com.
Jokowi yang berkunjung ke Batam, Minggu (21/6), mengatakan segera menggelar rapat kabinet terbatas dengan para menteri, terutama berkaitan dengan target Program Tol Laut untuk membahas daftar kebutuhan kapal kementerian maupun BUMN dalam lima tahun ke depan.
Ia menegaskan tidak ragu-ragu untuk mengalihkan pembelian kapal ke perusahaan-perusahaan galangan kapal di Batam, karena ia nilai sudah sangat bagus dan mampu membuat berbagai jenis dan ukuran kapal, termasuk kapal tanker yang dibutuhkan Pertamina.
“Karena itu, saya tidak ragu memberikan proyek ini ke bapak ibu sekalian. Baik tongkang, dan lainnya. Ngapain harus membeli dari luar negeri kalau dalam negeri mampu,” kata dia.
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan beberapa menteri, dalam kunjungannya ke Batam, juga berkesempatan membagi-bagikan tiga kartu sakti yang juga program unggulannya. Dia juga berdialog dengan sejumlah pengusaha galangan kapal Batam.
Hadir mendampingi Presiden Gubernur Muhammad Sani, Wali Kota Ahmad Dahlan dan para pejabat lainnya. (rdi/antarakepri.com)





