Karimun (Jurnal) – Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengusulkan penambahan jadwal keberangkatan kapal penyeberangan di pelabuhan kargo dan roro Parit Rampak, Kecamatan Meral untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah.
“Kami memperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang sehingga kami mengusulkan agar ASDP menambah jadwal keberangkatan kapal penyeberangan atau roro, bahkan kami juga mengusulkan penambahan armada,” kata Kepala Dishub Karimun Aryandi di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Aryandi mengatakan, lonjakan penumpang dan kendaraan kapal roro di Pelabuhan Parit Rampak diperkirakan terjadi pada semua jurusan, baik jurusan Buton Riau, Selat Beliah Kecamatan Kundur Barat, Batam atau Tanjungpinang.
Ia berharap penambahan jadwal keberangkatan dilakukan pada pertengahan Ramadhan atau menjelang puncak arus mudik Lebaran.
“Tahun-tahun sebelumnya juga ada penambahan jadwal keberangkatan, jadi kami harapkan ASDP selaku pengelola kapal roro membuat perencanaan untuk menampung lonjakan penumpan maupun kendaraan,” kata dia lagi.
Ia menuturkan, keberadaan kapal roro sangat membantu mengatasi lonjakan penumpang kapal-kapal feri reguler yang melayani beberapa jurusan, termasuk jurusan Selatpanjang dan Buton Riau yang setiap mudik Lebaran mengalami lonjakan paling tinggi dibandingkan jurusan lain.
Kapal-kapal roro yang beroperasi di Pelabuhan Parit Rampak antara lain KMP Lome melayani jurusan Tanjungpinang pada setiap Senin dan Jumat, KMP Senangin tujuan Buton dan Batam serta KMP Kundur tujuan Selat Beliah, Kecamatan Kundur Barat berlayar empat kali dalam sepekan.
Selain penambahan jadwal kapal roro, Aryandi mengatakan bahwa pihaknya juga mengusulkan penambahan jadwal penerbangan pesawat perintis Susi Air yang melayani rute Karimun-Pekanbaru.
Penumpang pesawat perintis Susi Air, menurut dia juga diperkirakan akan melonjak pada musim mudik Lebaran 2015.
Susi Air yang terbang melalui Bandara Sei Bati di Kecamatan Tebing, merupakan maskapai pertama dan satu-satunya sejak bandara tersebut diresmikan sebagai bandara komersial dua tahun silam, dengan jadwal terbang sebanyak dua kali dalam sepekan.
Sumber: antarakepri.com





