Pantun dan Kenang-kenangan Warnai Pelepasan Siswa TK Pertiwi 25.3 Slerok

Komite TK Pertiwi 25.3 Slerok, Dewi Wati, serahkan kenang-kenangan untuk Sekolah. (Foto: Dokumentasi)

TEGAL, Jurnalterkini.id – TK Pertiwi 25.3 Slerok, Kota Tegal, baru-baru ini mengadakan acara pelepasan dan perpisahan bagi siswa-siswi Tahun Ajaran 2025/2026, yang telah menyelesaikan masa studinya di sekolah tersebut.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa siswi yang menunjukkan bakat dan kreativitas mereka, pada Sabtu (06/06), di Pendopo Cafe Sandjati, Rodjo Tater, Bogares Kidul.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk apresiasi, komite TK Pertiwi 25.3 Slerok memberikan kenang-kenangan kepada pihak sekolah dan guru. Penyerahan kenang-kenangan dilakukan langsung oleh ketua komite.

Dewi Wati, selaku ketua komite TK Pertiwi 25.3 Slerok menyampaikan kepada kepada Kepala TK, bahwa kata terima kasih saja tidak cukup untuk membalas apa yang sudah diberikan kepada ananda selama ini. Untuk itu dirinya minta ijin memberikan kenang-kenangan dari orang tua.

“Sebagai tanda Terima kasih, kami serahkan kenang-kenangan ini. Nilainya mungkin tak seberapa, tapi percayalah ini dari hati. Semoga bisa dipakai untuk kemajuan TK Pertiwi 25.3 Slerok. Mohon diterima ya bu, dan mohon doanya agar anak-anak kami menjadi anak yang berbakti dan berprestasi,” ungkap Dewi Wati saat menyerahkan kenang-kenangan.

Usai menyerahkan kenang-kenangan, Dewi Wati juga memberikan pantun teruntuk guru TK Pertiwi 25.3 Slerok.
Jalan – jalan ke Rodjo Tather,
Pulangnya membeli Tahu Aci,
Terima kasih Ibu guru pinter,
Sudah mendidik anak kami.

Sementara itu, Herlin Agustin, selaku kepala TK Pertiwi 25.3 Slerok, atas nama sekolah dan dewan guru TK menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa. Ia mengatakan bahwa kenang-kenangan tersebut bukan soal bentuk atau harganya, tapi itu semua merupakan bentuk cinta dan penghargaan dari orang tua siswa.

“InsyaAllah amanah ini akan kami jaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan TK Pertiwi 25.3 Slerok. Agar bisa dipergunakan untuk adik-adik kelas selanjutnya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Herlin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua, apabila selama mendidik putra – putrinya masih banyak kekurangan.

“Sekali lagi Terima kasih, silaturahmi kita jangan sampai putus. Pintu TK ini selalu terbuka untuk bapak/ibu dan anak – anak,” pungkasnya. (Supriyadi)

Total Views: 39

Pos terkait