Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menerima kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di ruang rapat wali kota, Kamis (19/2/26)./Dok. Humas Pemkot.
Semarang, jurnalterkini.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di Balaikota Semarang pada Kamis (19/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang investasi, pendidikan, pariwisata, serta pertukaran budaya.
Dalam pertemuan itu, Agustina menegaskan relasi antara Semarang dan India bukanlah hal baru. Hubungan historis keduanya telah terjalin sejak era perdagangan maritim, ketika pelabuhan-pelabuhan di pesisir utara Jawa menjadi simpul pertemuan berbagai bangsa.
“Jejak sejarah itu masih terasa hingga kini, di antaranya melalui kawasan Kampung Pekojan serta tradisi kuliner Bubur India di Masjid Jami’ Pekojan setiap Ramadan,” ujar Agustina.
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi kontribusi investasi India yang dinilai memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja. Dua perusahaan yang disorot adalah PT Macleods Pharmaceutical Indonesia serta PT Bitratex Industries yang bergerak di sektor tekstil.
Menurut Agustina, kehadiran investor India menunjukkan kepercayaan terhadap iklim usaha di Semarang yang terus dibenahi melalui kemudahan perizinan dan penguatan infrastruktur. “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” katanya.
Di sektor pendidikan, Pemkot mencatat sejumlah kolaborasi yang telah berjalan. Mahasiswa dari O.P. Jindal Global University, India, misalnya, menjalankan program pengabdian masyarakat di Desa Wisata Jatirejo bersama perguruan tinggi lokal.
Selain itu, peresmian “India Corner” di Universitas Negeri Semarang yang difasilitasi Kedutaan Besar India menjadi ruang promosi budaya sekaligus pusat informasi peluang studi di India. Fasilitas ini diharapkan memperluas akses mahasiswa terhadap program beasiswa dan pertukaran akademik.
Sandeep Chakravorty menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Semarang serta kontribusi komunitas India di kota tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah India untuk memperluas program beasiswa dan pelatihan bagi masyarakat Indonesia, termasuk aparatur pemerintah daerah.
Menurut dia, hubungan Indonesia–India semakin kuat, terutama setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India dan rencana kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia tahun ini. “Kami berharap hubungan antarmasyarakat semakin erat melalui pendidikan dan pelatihan profesional,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Agustina menyatakan kesiapan Pemkot Semarang menindaklanjuti peluang kerja sama konkret, termasuk pengiriman aparatur sipil negara mengikuti pelatihan di India. Pemerintah kota juga membuka peluang kolaborasi di sektor industri kreatif dan perfilman yang dinilai potensial menjangkau pasar internasional.
Pemkot menilai ruang kerja sama Semarang–India masih sangat luas. Dengan karakter masyarakat pesisir yang terbuka serta menjunjung nilai budaya dan spiritualitas, hubungan kedua pihak diyakini dapat berkembang menjadi kemitraan global yang saling menguntungkan.(PH)





