Dalam ajang ini, delegasi BP Batam juga memperkokoh posisi strategis Batam dalam rantai pasok global. Fokus utama kehadiran ini adalah mengintegrasikan potensi Batam dengan tren Industry 5.0, termasuk adopsi AI dan ketahanan logistik regional.
Dukungan mengalir dari Presiden SMF Lennon Tan dan Minister of State for Trade and Industry Singapura, Gan Siow Huang, yang sepakat bahwa kolaborasi lintas batas adalah kunci daya saing kawasan.
Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menekankan bahwa reformasi perizinan di Batam-Bintan-Karimun (BBK) kini sudah selaras dengan kebutuhan manufaktur ekspor.
Upaya ini didukung oleh infrastruktur modern dan penyederhanaan regulasi guna menjamin kelancaran ekspansi perusahaan global di Batam. (*/mi)






