Linda menceritakan betapa pentingnya alat peraga dan media visual dalam membantu daya serap anak.
“Kami biasanya menggunakan media televisi untuk kegiatan senam, pemutaran doa-doa, ayat pendek Al-Qur’an, hingga film edukasi Islami. Anak-anak sangat senang dan jauh lebih mudah menyerap pelajaran melalui metode ini. Bantuan ini memastikan kegiatan tersebut bisa berjalan optimal kembali,” ujar Linda.
Tak hanya bantuan fisik, PT Timah Tbk juga memberikan nilai tambah dengan melibatkan para pendidik TPA Bunayya dalam pelatihan khusus. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan serta pemutakhiran metode pembelajaran anak usia dini.
Linda mengaku sangat terharu karena dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, baru kali ini institusinya kembali menerima bantuan yang berdampak langsung pada operasional pendidikan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dalam 15 tahun terakhir, baru ini kami kembali mendapatkan bantuan yang begitu bermanfaat bagi proses belajar anak-anak. Semoga PT Timah semakin sukses dan kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan,” tuturnya.
Melalui program ini, PT Timah Tbk menegaskan posisinya sebagai mitra pembangunan masyarakat yang fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dukungan terhadap pendidikan anak usia dini dipandang sebagai fondasi terpenting dalam membangun karakter dan kompetensi generasi masa depan di wilayah operasional perusahaan. (*/rdi)
Baca juga: Tutup Tahun 2025, Dirut PT Timah Ajak Karyawan Bekerja dengan Semangat dan Pola Baru






